Orang-orang Gila ini Diduga Sengaja Dibuang ke Wilayah Kebumen, Siapa yang Membuang?

Anehnya, 11 orang di antaranya teridentifikasi berasal dari luar Kabupaten Kebumen

Orang-orang Gila ini Diduga Sengaja Dibuang ke Wilayah Kebumen, Siapa yang Membuang?
GOOGLE
Ilustrasi orang gila 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Akhir-akhir ini Satpol PP Kebumen gencar menjaring Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) yang telantar atau berpotensi menimbulkan gangguan di masyarakat.

Dalam kurun waktu antara Januari hingga Maret 2018, pihaknya telah menjaring 25 ODGJ. Anehnya, 11 orang di antaranya teridentifikasi berasal dari luar Kabupaten Kebumen.

Kasi Pembinaan Trantibum Satpol Pp Kebumen Wrin Andoko menduga, para ODGJ dari luar daerah ini sengaja dibuang ke wilayah Kebumen oleh oknum masyarakat ataupun oknum berseragam petugas dari daerah tertentu.

"ODGJ yang berkeliaran di jalan, terutama di perbatasan itu sebagian buangan dari daerah lain,"katanya, Kamis (5/4).

Dugaan ini bukannya tak berdasar. Wrin mengaku pihaknya bisa mengidentifikasi itu dari hasil pengakuan ODGJ saat dilakukan interogasi. Cara identifikasi lain yang paling mudah adalah dengan mengenali dialek atau logat ODGJ saat berujar.

Meskipun sama-sama berdialek Ngapak, kata Wrin, logat penduduk masing-masing daerah semisal Kebumen, Banyumas, atau Cilacap tentu berbeda dan mudah dikenali.

Pihaknya punya cara pendekatan tersendiri sehingga ODGJ mau diajak komunikasi hingga berterus terang terkait peristiwa yang dialaminya.

"Dia itu bisa mengaku dibuangnya jam berapa dan yang membuang ciri-cirinya seperti apa. Kami bisa mudah berkomunikasi dengan mereka karena kami perlakukan mereka manusiawi,"katanya

Kendati demikian Wrin mengaku pihaknya tak pernah membedakan ODGJ berdasar latar belakang daerahnya.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved