KEREN! Presensi Mahasiswa Unika Soegijapranata Pakai Barcode, Latih Kejujuran

Unika Soegijapranata meluncurkan program presensi perkuliahan menggunakan QR Code

KEREN! Presensi Mahasiswa Unika Soegijapranata Pakai Barcode, Latih Kejujuran
TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA
Untuk menghindari titip absen mahasiswa saat perkuliahan Universitas Katolik (Unika) Soegijapranata membuat program sistim barcode pada saat perkuliahan, Senin (9/4). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mengusung semangat paperless, Unika Soegijapranata Semarang kembali mengembangkan program mengubah kebiasaan akademik dari semula serba paper (manual), kini serba elektronik.

Semangat itu sebelumnya atau sejak 2011 silam pun terlihat dari berbagai aktivitas seperti surat elektronik antarunit dan lembaga, pendaftaran wisuda, pendaftaran penerimaan mahasiswa baru, legalisasi transkrip, ijazah, hingga surat keterangan kebutuhan administrasi akademik.

Dan berlangsung mulai pekan lalu, Unika Soegijapranata meluncurkan program presensi perkuliahan menggunakan QR Code atau istilah lainnya adalah Barcode 3 Dimensi guna semakin mempermudah, mempercepat dalam proses administrasi perkuliahan.

Dosen Mata Kuliah Akademic Writing Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Unika Soegijapranata Emilia Nanik mengklaim telah merasakan manfaat dari program tersebut.

Tak sekadar mempermudah urusan administrasi perkuliahan, secara tidak langsung juga melatih kejujuran para mahasiswa.

“Dari program itu, bisa meminimalisir mahasiswa titip presensi. Itu nilai lebihnya. Kami, dosen di akhir perkuliahan akan menampilkan QR Code di layar tersorot proyektor, lalu tiap mahasiswa scan kode tersebut melalui aplikasi yang telah diunduh di tiap gadget mereka,” jelas Emilia.

Kepada Tribunjateng.com, Senin (9/4/2018), dari aktivitas itu, secara otomatis pula laporan kehadiran mereka di tiap kelas dapat dilihat.

Tidak hanya oleh mahasiswa bersangkutan maupun dosen, tetapi juga orangtua mahasiswa maupun bagian tata usaha universitas.

“Berita acara perkuliahan (BAP) itu secara langsung atau otomatis juga bakal tersimpan di komputer server universitas. Sehingga pula, seluruh dokumen yang dibutuhkan dalam perkuliahan dapat diunduh sewaktu-waktu dan bisa juga terpantau oleh tiap mahasiswa melalui Sintak atau Unika Menyapa,” jelasnya.

Rektor Unika Soegijapranata Ridwan Sanjaya mengutarakan, melalui sistem yang dibangun universitas itu, perkuliahan dari dosen manapun dapat dilakukan di berbagai gedung tanpa lagi direpotkan oleh berkas administrasi perkuliahan seperti sebelumnya.

“Seluruh ruang sudah terintegrasi oleh server. Ini adalah program lanjutan kami dari sistem sentralisasi ruangan yang digagas atau telah dibahas pada September 2017. Dan pada April 2018 ini sudah terealisasikan,” ucapnya.

Menurutnya, dari program tersebut, diyakini pihaknya dalam perkuliahan mahasiswa Unika akan menjadi lebih dinamis.

Keuntungan lain, bakal membantu dalam urusan administrasi saat merekap beragam aktivitas perkuliahan.

“Saat mahasiswa mengcapture atau scan AR Code, nama mereka bakal muncul di sisi kanan QR Code. Dari hasil itu, semua secara otomatis akan tersampaikan ke bagian tata usaha yang memproses administrasi perkuliahan mereka,” beber Ridwan.(*)

Penulis: deni setiawan
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved