TribunJateng/

SELAMAT! Inilah Para Pemenang Lomba Video Pramuka Tingkat Nasional

SELAMAT! Inilah Para Pemenang Lomba Video Pramuka Tingkat Nasional. Adakah dari Jawa Tengah?

SELAMAT! Inilah Para Pemenang Lomba Video Pramuka Tingkat Nasional
tribunjateng/ist
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyatakan bangga dengan hasil karya adik-adik Pramuka dari berbagai Gugus Depan di seluruh Indonesia. 

TRIBUNJATENG.COM - Setelah melakukan seleksi panjang dan ketat, Kwarnas Gerakan Pramuka akhirnya menetapkan para pemenang Lomba Video Pramuka bertajuk “Bakti Gugus Depan untuk Indonesia.”

Terdiri dari berbagai Gugus Depan di seluruh Indonesia, para pemenang dibagi tiga kategori, yaitu juara I, II, dan III; kategori favorit (20 video terbaik versi juri); dan kategori favorit berdasarkan jumlah view terbanyak (17 video).

Adapun isi videonya sangat bervariasi, mulai dari kegiatan pengabdian Gugus Depan untuk masyarakat, lingkungan, alam sekitar, hingga juga video tentang promosi potensi daerah, baik kuliner, wisata, budaya, sejarah, produk lokal, dan hal-hal unik lainnya.

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menyatakan bangga dengan hasil karya adik-adik Pramuka dari berbagai Gugus Depan di seluruh Indonesia. Di tangan mereka ternyata tersimpan banyak bakat dan kemampuan tinggi untuk membuat video yang menarik, unik, dan inspiratif, khususnya dalam rangka bakti untuk negeri.

“Ini adalah lomba video yang sudah sekian kalinya diadakan Kwarnas Gerakan Pramuka dengan tema berbeda-beda. Saya lihat video karya-karyanya keren-keren, mulai dari ide, visual, plot, audio, hingga editing. Rata-rata temanya mengenai kegiatan sosial, lingkungan, promosi wisata, dan produk lokal. Membuat ini memang tidak mudah, tapi Pramuka bisa melakukannya dengan baik,” ujar Adhyaksa, Kamis (5/4/2018).

Menurutnya, Kwarnas Gerakan Pramuka selalu ingin merangsang kreativitas adik-adik Pramuka dengan membuat konten-konten positif dalam bentuk lomba. Lomba video ini menarik karena adik-adik dilatih untuk berfikir membuat naskah cerita seperti film pendek yang mengandung makna dan pesan-pesan sosial. Mereka dengan sendirinya telah belajar menjadi sutradara, produsen, pemeran film, editing, videografer ataupun fotografer.

Pria yang murah senyum ini menambahkan, Kwarnas Gerakan Pramuka telah mengeluarkan 10 tugas Pramuka di media sosial, yang jika diperas akan menjadi empat point. Pertama, memproduksi konten-konten yang benar dan bermanfaat untuk disebarkan lewat media sosial. Kedua, Pramuka memberitakan kegiatan Gerakan Pramuka di media sosial. Ketiga, mempromosikan produk lokal, pariwisata, potensi daerah lainnya lewat media sosial. Dan keempat, membela Pancasila dan NKRI, dan mendorong perdamaian lewat media sosial.

Karena itu, menurut Adhyaksa, anggota Gerakan Pramuka tidak mungkin menyebarkan isu SARA dan kebencian di media sosial. “Setiap Pramuka adalah kantor berita. Maksudnya, setiap Pramuka menjadi redaktur, wartawan dan produsen konten yang dibuatnya di media sosial. Pramuka harus bertanggungjawab terhadap akun medsosnya sendiri untuk menebar kebajikan demi kepentingan bangsa dan negara,” tegas dia.

Sementara itu, Andalan Nasional Kwarnas Gerakan Pramuka urusan Kominfo sekaligus anggota Dewan Juri, Hariqo Wibawa Satria mengatakan, animo Pramuka terhadap lomba yang berlangsung mulai 1 Desember 2017 hingga 31 Maret 2018 ini ternyata cukup besar. Total, ada 300 video terkumpul dengan usia rata-rata pembuat video antara 7–25 tahun.

“Di era digital ini sebuah organisasi dianggap sukses jika mampu mendorong masyarakat dan anggotanya membuat konten seperti tulisan, foto, dan video. Dan Kwarnas berkali-kali sukses melakukannya,” ujar Hariqo.

Halaman
1234
Penulis: arief novianto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help