Tingkatkan Keterampilan Pengelolaan Arsip, Pemkot Pekalongan Adakan Bimtek Untuk Seluruh OPD

Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Pekalongan gelar Bimbingan teknis (Bimtek) Kearsipan bagi pengelola arsip di lingkungan Pemkot

Tingkatkan Keterampilan Pengelolaan Arsip, Pemkot Pekalongan Adakan Bimtek Untuk Seluruh OPD
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Walikota Pekalongan Saelany Mahfudz usai membuka Bimtek kearsipan di Gedung Arsip Kota Pekalongan, Selasa (10/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) bekerjasama dengan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dinarpus) Kota Pekalongan gelar Bimbingan teknis (Bimtek) Kearsipan bagi pengelola arsip di lingkungan Pemkot di Gedung Arsip Kota Pekalongan.

Adapun tujuan Bimtek yang dilaksanakan selama 4 hari dari Senin (9/4) hingga Kamis (13/4) mendatang untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pengelolaan arsip.

Dikatakan Kepala BKPPD Kota Pekalongan, Budiyanto kerispan memegang peranan penting dalam suatu organisasi, termasuk di lingkungan pemerintahan Kota Pekalongan karena manajemen dan penglolaan administrasi kearsipan merupakan pusat data.

“Tanpa adanya pengelolaan arsip secara baik dan tertib tidak mungkin kami bisa mengingat sesuatu proses bahkan suatu hasil dalam hal apapun,” katanya, Selasa (10/4/2018).

Adapun 40 peserta dari perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kota Pekalongan hadir dalam acara tersebut.

“Dengan diitanamkannya keterampilan pengelolaan arsip di masing-masing OPD akan lebih memaksimalkan penataan kearsipan di lingkungan pemerintah Pekalongan, sehingga jika sewaktu-waktu dibutuhkan data akan mudah untuk mencari," paparnya.

Sementara itu Kepala Dinarpus Kota Pekalongan, Erli Nufiati menuturkan Dinarpus menerapkan 2 sistem kearsipan, yaitu sistem manual dalam arti bentuk fisik arsip, dan menerapkan sistem digital.

“Keduanya sama-sama penting dan seringkali dibutuhkan, misal dalam masalah hukum, bentuk fisik dari arsip manual sangat dibutuhkan entah untuk barang bukti atau sejenisnya,” tutur Erli.

Sementara itu, Walikota Pekalongan Saelany Machfudz memaparkan arsip merupakan hal penting dan tidak boleh dikesampingak, dengan adanya pelatihan selaian dapat memupuk kesadaran akan pentingnya pengelolaan arsip, peserta juga akan dilatih bagaimana mengellola arsip dengan baik.

“Pengelolaan arsip do Pemerintahan Kota Pekalongan pengelolaannya sudah baik, terlebih dengan adanya depo arsip, kami berharap dengan Bintek pengelolaan bisa semakin baik lagi,” kata Saelany.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help