Penderita TBC Ini Nekat Curi Motor. Kok Kuat Padahal Sedang Sakit? Ini Katanya

Saat ditanya kenapa tidak memilih mencari uang dengan cara yang tidak halal, dia mengaku tak punya cukup tenaga untuk bekerja

Penderita TBC Ini Nekat Curi Motor. Kok Kuat Padahal Sedang Sakit? Ini Katanya
Tribunjateng.com/Rifqi Gozali
Pelaku pencurian motor saat menunjukkan barang buiti hasil curiannya di Mapolres Kudus, Rabu (11/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Sedikitnya empat unit sepeda motor telah dicuri oleh Abdul Aziz. Namun apa dikata, pemuda berusia 27 tahun ini harus berurusan dengan hukum karena aksinya harus terhenti setelah ditangkap oleh jajaran Polres Kudus.

Pemuda berperawakan kurus asal Desa Gesengan, Kecamatan Cluwak, Pati ini mengaku nekat menjalankan aksinya untuk biaya berobat dirinya yang tengah menderita tuberkulosis (TBC).

"Uang hasil curian saya gunakan untuk berobat," ujar pemuda bertato di lengan tangan kanannya kepada pewarta di Mapolres Kudus, Rabu (11/4/2018).

Menurutnya, biaya berobat yang cukup besar, meski tanpa menyebut nominal, dengan mencuri sepeda motor dia bisa mendapat uang dengan cara singkat.

"Kalau motor, lakunya cepat dapat uangnya cepat," katanya.

Saat ditanya kenapa tidak memilih mencari uang dengan cara yang tidak halal, dia mengaku tak punya cukup tenaga untuk bekerja.

Tapi saat didesak dengan pertanyaan; tapi kalau mencuri kok kuat? Aziz hanya terdiam sembari membuang muka.

Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning mengatakan, pihaknya menangkap Aziz beberapa waktu yang lalu. Penangkapan itu bermula dari laporan warga yang kehioangan sepeda motor.

Umumnya sepeda motor yang digasak Aziz terparkir di jalan sawah saat pemiliknya lengah. Untuk memuluskan aksinya, Aziz hanya bermodalkan kunci leter T.

"Motor hasil curian dijual di Pati," kata Gurning.

Sukardi (45) warga Desa Wonosoco, Kecamatan Undaan, Kudus, misalnya. Dia kehilangan sepeda motornya di jalan sawah di Desa Payaman, Kecamatan Mejobo, Kudus.

Tidak hanya itu, Kamsi (60) warga Gondoharum, Kecamatan Jekulo, Kudus pun demikian. Motornya raib saat diparkir di jalan sawah di Desa Pladen, Kecamatan Jekulo.

Akibat aksi pencurian itu, orang nomor satu di jajaran korps baju cokelat di Kudus mengimbau warga agar senantiasa waspada. Di mana pun saat memqrkir kendaraan, kewaspadaan sudah selayaknya menjadi perhatian, termasuk saat di sawah.

"Pelaku dijerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara tujuh tahun," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help