HUT ke 438 Kota Tegal

'Jejeg Maning Grak!' Ketika Bahasa Tegal Digunakan pada Upacara Resmi Hari Jadi

Itu lah beberapa instruksi yang terdengar saat upacara resmi memperingati hari jadi ke-438 Kota Tegal di Alun Alun Kota Tegal, Kamis (12/4/2018) pagi.

'Jejeg Maning Grak!' Ketika Bahasa Tegal Digunakan pada Upacara Resmi Hari Jadi
mamdukh adi priyanto
Pjs Wali Kota Tegal, Achmad Rofai memimpin upacara hari jadi Kota Tegal 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL- "Ngaso neng panggonan grak (istirahat di tempat)!", "jejeg maning grak (siap grak)!"

Itu lah beberapa instruksi yang terdengar saat upacara resmi memperingati hari jadi ke-438 Kota Tegal di Alun Alun Kota Tegal, Kamis (12/4/2018) pagi.

Upacara resmi itu menggunakan bahasa Tegalan. Selain dua instruksi upacara menggunakan Bahasa Tegal itu, semua instruksi yang diucapkan menggunakan bahasa khas kota di pesisir utara

Aba- aba yang disampaikan komandan upacara pun seolah terdengar asing bagi yang jarang mendengarkan bahasa khas Jawa Tengah bagian barat itu.

Misalnya, instruksi jejeg maning (siap), repotan (laporan) dan ngaso (istirahat) mengundang gelitik para warga yang menonton.

Meski demikian, upacara tersebut berlangsung dengan khidmat hingga selesai.

"Upacara wis dilakokna repotan pragat (upacara sudah selesai, laporan selesai)," kata komandan upacara.

Pjs Wali Kota Tegal, Achmad Rofai, menuturkan upacara digelar dengan menggunakan bahasa Tegal sebagai wujud pemerintah tetap memperhatikan kearifan lokal.

"Ini merupakan kearifan lokal dan kebanggaan tersendiri bagi Kota Tegal," ucapnya.(*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help