Piala Dunia 2018

PT Pestabola Indonesia Tawarkan Lisensi Nobar Piala Dunia 2018

PT Pestabola Indonesia Tawarkan Lisensi Nobar Piala Dunia 2018 dalam konferensi pers di Hotel Dafam Semarang, Jumat (13/4/2018).

PT Pestabola Indonesia Tawarkan Lisensi Nobar Piala Dunia 2018
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Perwakilan PT. Pestabola Indonesia, Pongky Rivawanto sedang melakukan sosialisasi penayangan Piala Dunia 2018 di Hotel Dafam Semarang, Jumat (13/4). (Tribun Jateng/Hermawan Handaka) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yasmine Aulia

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Nonton bareng Piala Dunia 2018 akan tersebar di berbagai venue di Kota Semarang yang telah terdaftar serta mendapatkan ijin resmi dari PT Pestabola Indonesia.

"Kami ingin membuat masyarakat Indonesia bisa menyaksikan Piala Dunia 2018 ini, sehingga kami membuka pendaftaran untuk semua tempat komersil yang akan menyelenggarakan nobar," ujar Deputy President Director Pestabola Indonesia, Pongky Rivawanto saat ditemui dalam konferensi pers di Hotel Dafam Semarang, Jumat (13/4/2018) pagi.

Bahkan tak terbatas untuk hotel maupun cafe, pihaknya berharap para penyelenggara acara nobar Piala Dunia 2018 untuk memfasilitasi para warga Semarang di tempat umum selayaknya pesta rakyat.

Pestabola Indonesia merupakan perusahaan yang mewadahi komunitas pecinta sepakbola untuk mendapatkan tayangan resmi dan bersosialisasi sesama fans sepakbola.

"Karena selama ini di Indonesia meskipun penggemar bola serta penonton tayangannya sangat banyak, namun berdasarkan data kami, pelanggaran terhitung cukup besar.
Pelanggaran tersebut yaitu menggunakan koneksi ilegal untuk menayangkan pertandingan piala dunia," ungkapnya.

Hingga saat ini, sekitar 2.000 venue di Indonesia telah terdaftar untuk menyelenggarakan acara nonton bareng serta memiliki lisensi resmi untuk menayangkan pertandingan Piala Dunia 2018. (*)

Penulis: Yasmine Aulia
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help