Siapkan 4 Tim Robot, UPGRIS Optimis Bisa Perbaiki Nasib

Pengalaman-pengalaman keikutsertaan di ajang sebelumnya pun menjadi bekal penting dalam bahan evaluasi atau perbaikan

Siapkan 4 Tim Robot, UPGRIS Optimis Bisa Perbaiki Nasib
Tribunjateng.com/Deni Setiawan
Rektor UPGRIS Dr Muhdi didampingi beberapa pejabat meninjau secara langsung perkembangan persiapan menjelang pelaksanaan Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional 3 Tahun 2018 di Gedung Balairung UPGRIS Jalan Sidodadi Timur Nomor 24 Kota Semarang, Jumat (13/4/2018). Pada tahun ini, UPGRIS dipercaya untuk menjadi tuan rumah dalam gelaran rutin tahunan yang dilaksanakan Kemenristekdikti RI. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebagai perguruan tinggi yang ditunjuk menjadi tuan rumah dalam gelaran Kontes Robot Indonesia (KRI) Regional 3 Tahun 2018, Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) tak ingin menyia-nyiakan kesempatan atau peluang yang sudah terbuka lebar tersebut.

“Dari kontes ini, sekaligus kami juga optimis bisa memperbaiki nasib. Jika di ajang serupa di tahun lalu yang dilaksanakan di Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, kami hanya peroleh Juara Harapan 1. Tahun ini harus lebih baik lagi. Apalagi tuan rumahnya adalah kami,” ucap Ketua Tim Robotik UPGRIS Drs Slamet Supriyono.

Kepada Tribunjateng.com, Jumat (13/4/2018), dia mengutarakan, selama berlangsungnya kompetisi yang dimulai Senin (16/4/2018) hingga Rabu (18/4/2018) tersebut, segala persiapan telah dilakukan. Pengalaman-pengalaman keikutsertaan di ajang sebelumnya pun menjadi bekal penting dalam bahan evaluasi atau perbaikan.

“Robot-robot kami senantiasa disempurnakan dari waktu ke waktu. Meskipun tidak menampik pula, secara umum juga ada 2 faktor yang memengaruhi. Yakni pada alat dan pengendalinya,” jelasnya.

Dari situ, Slamet pun mengamini apa yang disampaikan Muhdi. Dalam kompetisi apapun terlebih terkait teknologi, kecemasan utama setiap tim adalah faktor-faktor yang muncul di luar dugaan, baik itu bersifat positif maupun negatif.

“Yang kami harapkan tentunya yang positif. Kami optimis ada keajaiban. Ada dua robot yang selama ini menjadi andalan dalam suatu kompetisi yang diikuti UPGRIS. Pertama tentunya adalah Robot Heaven NPM yang bakal bertarung dengan robot perguruan tinggi lainnya di Divisi Kontes Robot Seni Tari Indonesia (KRSTI),” paparnya.

Lalu yang kedua, terang Slamet, yakni Robot Astro NPM di Divisi Kontes Robot Pemadam Api Indonesia (KRPAI). Dan dalam KRI Tahun 2018 itu, ada 4 jenis robot yang bakal diikutkan dan memang telah dinyatakan lolos seleksi.

“Selain Astro NPM dan Heaven NPM, UPGRIS juga mengikutkan Robot Atom NPM di Divisi Kontes Robot Abu Robocon Indonesia (KRAI). Yang terakhir di Divisi Kontes Robot Sepak Bola Indonesia (KRSBI). Robot yang mewakili bernama Hatmoko JR NPM. Ini memang kompetisi bergengsi, dimana nantinya mereka generasi mudah bisa menjadi pencipta robot masa depan,” terang Slamet. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help