Kuasa Hukum PT TMJ Tegaskan Lelang Proyek Pelebaran Gerbang Tol Banyumanik Dilakukan Terbuka

Kuasa Hukum PT Trans Marga Jateng, Susilowati mengatakan bahwa seluruh proses pekerjaan pelelangan yang dilaksanakan secara terbuka

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kuasa Hukum PT Trans Marga Jateng (TMJ), Susilowati mengatakan bahwa seluruh proses pekerjaan pelelangan diumumkan secara terbuka.

Termasuk proses pengadaan proyek pekerjaan pelebaran Gerbang Tol Banyumanik, Semarang, oleh PT Reka Esti Utama.

"Seluruhnya kami lakukan secara terbuka dan transparan melalui media cetak dan elektronik seperti website. Semuanya kami lakukan secara prosedural pengadaan dan peraturan yang berlaku," katanya Minggu (15/4/2018).

Ditegaskannya, bahwa dokumen pengadaan yang di dalamnya mengatur tentang tata cara pelaksanaan penawaran, sebagaimana dijelaskan dalam Buku Instruksi Kepada Penawar  (IKP), telah diberikan dan disepakati oleh seluruh peserta pelelangan.

"Ada beberapa poin, misal tata cara penilaian dokumen proposal administrasi dan teknik, pelelangan ulang jika terjadi  penawaran harga tidak memenuhi ambang batas HPS, lalu gugurnya penawaran harga oleh karena tidak memenuhi ambang batas HPS, dan lainnya yang disetujui bersama," bebernya.

Bahkan, Susilowati juga menegaskan, untuk penilaian administrasi dan teknik panitia pengadaan bekerja berdasarkan pedoman pelaksanaan evaluasi administrasi dan teknik yang sudah di tetapkan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Materi gugatan yang sudah disampaikan oleh PT Reka Esti Utama di pengadilan yang mediasinya baru dilakukan pada hari Rabu tanggal 11 April 2018, seyogyanya atas hal tersebut dapat diselesaikan atau  dibuktikan dalam persidangan," katanya.

Sesuai informasi sebelumnya, perusahaan pengelola jalan tol, PT Trans Marga Jateng, digugat oleh PT Reka Esti Utama, terkait, proyek pelebaran gerbang tol di Banyumanik, Semarang.

Gugatan tersebut, dilayangkan oleh Direktur Utama PT Reka Esti Utama, Arif Effendi, sedang yang sebagai tergugat satu, adalah panitia pengadaan jasa pemborongan pekerjaan pelebaran gerbang tol Banyumanik. 

Untuk tergugat II, adalah Direktur Utama PT Trans Marga Jateng, dan turut tergugat adalah Direktur Utama PT Chimarder 777, selaku pemenang lelang.

Sementara itu, gugatan sudah didaftarkan ke Pengadilan Negeri (PN) Semarang dengan nomor register 110/pdtg/2018/pn smg, dan saat ini, gugatan sudah masuk, di tahap mediasi.

Disisi lain, dikatakan oleh Kuasa Hukum PT Reka Esti Utama, Nico Pamenang, dimana dia membenarkan adanya gugatan tersebut, dan gugatan tersebut, merupakan gugatan untuk melawan hukum.

"Ya, kami memang melayangkan gugatan kepada panitia pengadaan dan juga Dirut PT TMJ, sebagai tergugat, sedangkan PT Chimarder 777 selaku pemenang lelang," kata Nico, sebelumnya.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help