Ratusan PKL Barito di Kelurahan Karangtempel Tolak Relokasi

Para PKL menolak relokasi karena Pasar Barito Baru di Penggaron sudah tidak muat untuk menampung pedagang.

Ratusan PKL Barito di Kelurahan Karangtempel Tolak Relokasi
Tribunjateng.com/Like Adelia
Dinas Perdagangan Kota Semarang membongkar kios PKL Barito, di Kelurahan Sambirejo dan Rejosari Semarang, Sabtu (7/04/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ratusan pedagang kaki lima (PKL) Barito yang berada di Kelurahan Karangtempel, Semarang Timur, menolak relokasi yang dilakukan Dinas Perdagangan Kota Semarang.

Para PKL menolak relokasi karena Pasar Barito Baru di Penggaron sudah tidak muat untuk menampung pedagang.

Ketua Paguyuban PKL Karya Mandiri Barito, Kelurahan Karangtempel, Rahmat Yulianto mengatakan, sedikitnya ada 538 pedagang di Jalan Barito Blok A-H, Kelurahan Karangtempel, yang menolak direlokasi.

Selain karena tempat relokasi sudah tidak muat, hingga saat ini Dinas Perdagangan juga belum memiliki tempat relokasi alternatif.

"Kami sudah komitmen menolak direlokasi. Kami mohon kepada pemerintah agar kami PKL Barito di Kelurahan Karangtempel Blok A-H bisa tetap berjualan di sini," kata Rahmat, Minggu (15/4/2018).

Rahmat menegaskan, hingga saat ini permintaan pedagang Barito Kelurahan Karangtempel tidak berubah, yakni agar tetap menempati di Jalan Barito. Meskipun rencananya 538 PKL tersebut akan ditempatkan di Pasar Barito Baru di Penggaron.

"Setelah dihitung-hitung, ternyata tempatnya tidak cukup. Dengan kondisi seperti itu, permintaan kami tetap berpegangan pada pendirian awal," jelasnya.

Apalagi, lanjutnya, lokasi pedagang Barito di Kelurahan Karangtempel tidak terdampak pembangunan normalisasi sungai Banjir Kanal Timur (BKT) secara langsung. Sehingga, ia beranggapan jika Dinas Perdagangan tidak perlu memindahkan para PKL.

Kalau tidak terkena dampak secara langsung, ia mempertanyakan, kenapa harus dipindah. Menurutnya, akan lebih baik jika hanya dilakukan penataan saja. Karena itu, pihaknya bersama para pedagang pernah mengajukan detail enginering design (DED) penataan PKL Barito Kelurahan Karangtempel kepada Pemkot Semarang.

Halaman
12
Penulis: m zaenal arifin
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help