Ditlantas Polda Jateng Gelar Police Goes to Pondok Pesantren Selamat Kendal

Ditlantas Polda Jateng bekerja sama dengan Satlantas Polres Kendal mengadakan acara Police Goes to Pondok Pesantren.

Ditlantas Polda Jateng Gelar Police Goes to Pondok Pesantren Selamat Kendal
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Anggota Ditlantas Polda Jateng, Kompol Beru Suprihatin memberikan arahan berkendara yang baik kepada para siswa SMA Pondok Pesantren Modren Selamat 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Untuk meningkat kesadaran mengenai pentingnya berkeselamatan dalam berkendara kepada anak-anak remaja, Ditlantas Polda Jateng bekerja sama dengan Satlantas Polres Kendal mengadakan acara Police Goes to Pondok Pesantren.

Pada Senin (16/4) acara tersebut diadakan di Pondok Pesantren Modern Selamat, Kendal . Dalam penyuluhan itu, para siswa SMA Pondok Pesantren Modern Selamat juga diberikan arahan cara mengendarai sepeda motor yang baik dan benar.

Salsaaninda, Siswa Kelas 11 SMA Pondok Pesantren Modern Selamat mengatakan ternyata berkendara sepeda motor secara baik dan benar ternyata tidak semudah ia pikirkan.

Ia yang kala itu tengah mencoba mengendarai sepeda motor yang telah disiapkan oleh pihak kepolisian mengalami kesulitan dalam melintasi medan yang telah disiapkan.

"Saat melewati jalan zig-zag saya mengalami kesulitan," ujar Salsa.

Sementara itu, Kasatlantas Polres Kendal, Edy Sutrisno menerangkan sebagian besar korban kecelakaan yang terjadi di Kendal merupakan usia produktif. Dan penyebab kecelakaan itu sebagian besar karena faktor kelalaian manusia.

"Berkendara itu tidak hanya sekadar menarik gas dan menginjak rem. Namun juga ada etika dan tata caranya yang baik dan benar,’’ kata dia.

Edy menerangkan etika yang dimaksuda adalah menghormati sesama pengendara, memberikan kesempatan untuk mendahului dan menyebrang.

"Acara ini merupakan kelanjutan dari Police goes to school beberapa waktu yang lalu, namun karena pesantren juga bnyak usia produktif sehingga perlu juga diadakan di pesantren. Hal ini perlu dilakukan agar pendidikan berkendara sejak dini bagi warga pesantren," pungkasnya.(*)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help