Driver Gojek Tegal Slawi Brebes Mogok Gara-gara Tarif Turun

Driver Gojek Tegal Slawi Brebes Mogok Gara-gara Tarif Turun. Para driver gojek Kota Tegal melancarkan aksi mogok 16/4/2018 - 18/4/2018.

Driver Gojek Tegal Slawi Brebes Mogok Gara-gara Tarif Turun
istimewa
Ilustrasi pengendara Gojek 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bare Kingkin Kinamu

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Hari ini PT. GI menerapkan tarif baru yakni Rp 1.300/km untuk go-ride gojek.

Menyikapi hal tersebut driver Kota Tegal, Slawi, dan Brebes melog-out akun gojek mereka.

"1.300 buat beli apa?," tutur YG (25), driver gojek asal Kota Tegal,Senin (16/4/2019).

Para driver gojek Kota Tegal melancarkan aksi mogok menjadi driver mulai 16/4/2018 - 18/4/2018.

"Harusnya besok kita demo di Alun-alun Kota Tegal. Namun izinnya tanggal 19/4/2018 karena besok ada debat Paslon Wali Kota Tegal, untuk menjaga kondusifitas," imbuh YG (25), driver gojek Kota Tegal.

Tarif sebelum ini yakni Rp 3.000/km.

Para driver gojek menganggap kebijakan PT GI terlalu berat sebelah yakni kepada pengguna jasa gojek.

"Gaji kami kan dari tarif mereka, turunnya jauh banget," tandas YG, driver gojek Kota Tegal.

Demo yang rencananya akan digelar di Alun-alun Kota Tegal 19/4/2018 mendatang ini merupakan wujud menolak tarif baru yang diberlakukan PT GI terhadap pengguna jasa gojek. (*)

Penulis: Bare Kingkin Kinamu
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help