Home »

Solo

Pemkot Solo Nggak Mau Melunasi Tunggakan Premi Mandiri JKN-KIS

"Banyak yang nunggak ternyata, dulu ikut mandiri tetapi ternyata tidak bisa membayar. Nunggaknya bertahun-tahun

Pemkot Solo Nggak Mau Melunasi Tunggakan Premi Mandiri JKN-KIS
tribunjateng/akbar hari mukti
DIBAGIKAN - Pembagian kartu JKN KIS di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Senin (16/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo temukan banyak peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) di Solo menunggak membayar premi mandiri. Akibatnya, integrasi JKN KIS terhambat.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, usai membagikan kartu JKN KIS kepada sejumlah warga Solo di Pendapi Gede Balai Kota Solo, Senin (16/4/2018).

"Banyak yang nunggak ternyata, dulu ikut mandiri tetapi ternyata tidak bisa membayar. Nunggaknya bertahun-tahun, itu harus dilunasi dulu, baru diintegrasikan," kata Wali Kota Rudy.

Menurut Rudy, selama ini banyak peserta JKN-KIS mandiri menunggak hingga bertahun-tahun.

Rudy mengaku banyak masyarakat Solo yang mampu sekalipun akan mengalami kesulitan dalam masalah pendidikan dan kesehatan.

Rudy pun menyebut iuran JKN KIS mandiri untuk satu KK perbulan lebih dari Rp 125.000. Dirinya menilai jumlah tersebut sangat berat bagi warga berpenghasilan rendah.

"Solusinya, mereka harus melunasi dahulu. Yang jelas Pemkot tidak bisa take over (membayar tunggakan), jadi salah kaprah kalau Pemkot Solo yang melunasi," jelasnya.

Disinggung terkait jumlah warga Solo yang menunggak KIS, Wali Kota Rudy enggan menjawabnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih menambahkan, sampai saat ini pihaknya telah terbitkan kartu JKN-KIS untuk 41.905 KK yang preminya dibiayai dari APBD Kota Solo.

"Untuk hari ini, diserahkan kartu JKN-KIS 2.506 KK, terdiri dari 4.540 jiwa yang tersebar di 5 kecamatan di Solo," jelas Siti. (*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help