TribunJateng/

Rutan Kelas II B Kudus 1,5 Jam Digeledah Polisi

Aparat dari Polres Kudus merazia Rumah Tahanan Kelas II B Kudus, Senin (16/4/2018) petang.

Rutan Kelas II B Kudus 1,5 Jam Digeledah Polisi
TRIBUNJATENG/RIFQI GOZALI
Aparat dari Polres Kudus merazia Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kudus, Senin (16/4/2018) petang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Aparat dari Polres Kudus merazia Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Kudus, Senin (16/4/2018) petang.

Puluhan personel Polisi dibantu oleh petugas Rutan menggeledah satu per satu sel. Sebelum diperiksa, penghuni sel dikeluarkan. Mereka dikumpulkan di aula Rutan, agar petugas melakukan bisa leluasa menyusuri sudut demi sudut sel.

Sasaran dari razia kali ini yakni untuk mengecek penghuni Rutan yang menyimpan telepon seluler, senjata tajam, bahkan narkoba. Pasalnya dari 192 penghuni Rutan, 21 di antaranya terjerat kasus narkoba.

Jumlah sebanyak itu 74 orang merupakan berstatus tahanan dan narapidana sebanyak 118 orang.

Hampir 1.5 jam polisi memeriksa satu per satu penghuni rutan. Setiap ruang tidak luput dari penggeledahan. Namun tidak didapati benda yang dilarang.

Saat didatangi petugas, mereka sedang asyik bercengkrama dengan sesamanya. Ada pula yang sedang menjalankan salat.

Budi Prajitno Kepala Rutan Kelas II B Kudus mengatakan, raiza tersebut merupakan giat rutin yang dilakukan oleh Polres bekerja sama dengan pihaknya.

Razia tersebut, katanya, untuk mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan. Misalnya adanya penghuni Rutan yang membawa telepon seluler atau senjata tajam.

Hal itu dinilai sangat membahayakan. Dia mencontohkan, jika terdapat penghuni Rutan yang membawa telepon seluler ada kemungkinan bisa mengendalikan bisnis narkoba dari dalam.

Sementara jika terdapat penghuni yang membawa senjata tajam, potensi terjadi kerusuhan bisa terjadi.

"Ini razia sifatnya rutin. Kebetulan ini bertepatan dengan Hari Bakti Pemasyarakatan," katanya.

Sementara Kapolres Kudus AKBP Agusman Gurning, Kapolres Kudus yang hadir dalam razia tersebut mengatakan, sejauh ini pihaknya selalu menjalin komunikasi dengan pihak Rutan terkait keamanan.

"Kami juga sering melakukan razia untuk mengantisipasi hal yabg tak diinginkan," katanya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help