Begini Keadaan THR Kramat Batang Sekarang, Padahal Dulu Jadi Tempat. . .

Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat merupakan tempat hiburan favorit masyarakat Batang pada era 90an serta menjadi tempat wisata tertua

Begini Keadaan THR Kramat Batang Sekarang, Padahal Dulu Jadi Tempat. . .
TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI
Area Taman Hiburan Rakyat Kramat, yang terletak di Jalan Kramat, Proyonanggan Selatan Kabupaten Batang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dina Indriani.

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat merupakan tempat hiburan favorit masyarakat Batang pada era 90an serta menjadi tempat wisata tertua di Kabupaten Batang.

"Di era 90an tempat hiburan ini jadi favorit masyarakat Batang, dibangun sejak tahun 1950an THR Kramat ini bisa dikatakan tempat wisata tertua di Kabupaten Batang," tutur Penanggungjawab THR Kramat dari Disparpora Batang, Maryanta kepada Tribunjateng.com.

Ia menceritakan pada era tersebut gelaran-gelaran musik besar cukup menarik masyarakat Batang untuk berbondong-bondong dengan menaiki dokar sekedar berkunjung atau meramaikan acara.

"Wah dulu tempat ini ramai sekali, hampir seluruh masyarakat Batang datang berbondong-bondong naik dokar menuju ke sini, karna memang tempat ini jadi tempat hiburan satu-satunya di Kota Batang dengan berbagai gelaran musik," tuturnya Selasa (17/4/2018).

Ia mengatakan bahwa di THR Kramat juga kerap ada gelaran acara musik orkes yang digelar rutin setiap malam Jumat kliwon, bahkan pagelaran musik orkes tersebut turut mengundang artis-artis Ibu Kota.

"Disini sudah disediakan panggung namanya panggung kramat, ini untuk gelaran musik. Tidak hanya acara musik biasa tapi juga acara musik yang mengundang artis Ibu Kota seperti Evie Tamala, Den Bagus Ngarso banyak sampai saya lupa, rutin setiap malam jumat kliwon pasti digelar acara musik yang selalu ramai, " tuturnya.

Taman Hiburan Rakyat Kramat yang sudah dibangun pada tahun 1950an tersebut juga tak luput dari mitos-mitos yang dipercaya masyarakat setempat.

Area Taman Hiburan Rakyat Kramat
Area Taman Hiburan Rakyat Kramat (TRIBUN JATENG/DINA INDRIANI)

"Di area THR ini kan ada sungai, namanya sungai kramat nah itu mitos yang dipercaya masyarakat yaitu kalau mandi di situ pada malam jumat kliwon bisa cepat dapat jodoh dan pelarisan, tidak hanya masyarakat sekitar tapi juga orang-orang dari luarkota ramai-ramai berkunjung dan mandi di situ, selain itu juga di sini ada makam Syech Kyai Agung Kramat yang juga ramai dikunjungi untuk berziarah," jelasnya.

Namun seiringnya waktu, tempat yang pernah berjaya ini sepi dikunjungi.

"Mungkin karna sekarang sudah banyak tempat wisata, dan orkes juga dimana-mana sudah ada, jadi ketertarikan masyarakat terhadap THR Kramat berkurang drastis," terangnya.

Pihaknya sebagai penanggungjawab tempat wisata dari Disparpora dan Pokdarwis sudah berupaya untuk menghidupkan kembali tempat hiburan rakyat tersebut.

"Kami dari Disparpora dan Pokdarwis setempat sudah berupaya menghidupkan kembali tempat hiburan yang pernah jaya itu dengan menggelar acara musik orkes keroncong gamelan, namun tetap saja sepi tidak ada yang menonton," ujarnya.

Ia berharap tempat hiburan rakyat bisa kembali hidup dan ramai.

"Yang pasti harapannya bisa hidup kembali seperti dulu, kalau bisa acara-acada musik yang digelar bisa menghadirkan artis ibu kota lagi, sehingga masyarakat juga bisa kembali tertarik ke tempat ini," tandasnya.

Penulis: dina indriani
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved