Ini Harapan di balik Lukisan 'Sudurisme' yang Jadi Gagasan Cak Imin

Muhaimin Iskandar yang hadir dalam launching posko 'Join' Jokowi - Cak Imin di Kota Semarang Jawa Tengah

Ini Harapan di balik Lukisan 'Sudurisme' yang Jadi Gagasan Cak Imin
TRIBUN JATENG/DWI LAYLATUR ROSYIDAH
Muhaimin Iskandar menerima lukisan 'Sudurisme' dari Joko Susilo, Selasa (17/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dwi Laylatur Rosyidah

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Muhaimin Iskandar yang hadir dalam launching posko 'Join' Jokowi - Cak Imin di Kota Semarang Jawa Tengah, Selasa (17/4/2018) mendapat lukisan dari Joko Susilo.

Nampak dalam gambar tersebut dua orang nomor satu pada masanya, Soekarno dan Gus Dur, sapaan akrab Abdur Rahman Wahid.

Dua tokoh tersebut diabadikan dengan wajah yang sumringah lengkap dengan tawa.

Joko Susilo sebagai pelukis berharap Cak Imin dapat maju menjadi wakil presiden 2019 mendampingi Jokowi sebagai petahana.

"
Harapan saya Indonesia ke depan, Cak Imin dapat menjadi wakil presiden 2019."

"Sebab saat ini NKRI dirongrong, jadi kalau tidak dari NU (baca:Nahdlatul Ulama) lantas dari mana lagi," jelasnya dihadapan para tamu yang hadir dalam acara ini.

Lukisan yang diterima oleh Cak Imin tersebut bukan tanpa makna.

Cak Imin menjelaskan bahwa konsep pemikiran dari dua tokoh itu yang saat ini diusungnya.

Dirinya menyebut dengan 'Sudurisme', gabungan dari
Soekarno-isme Gusdur-isme.

Dalam sambutannya Cak Imin menyebut Soekarno dilambangkan dengan warna merah.

Sedangkan Gus Dur dari kalangan santri disebutnya sebagai warna putih.

Sehingga perpaduan dari keduanya adalah warna merah putih, Indonesia.

Keduanya dinilai sama dalam membela hidup rakyat dan kemanusiaan untuk diprioritaskan.

Hal tersebut yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia yang saat ini tidak sadar bahwa NKRI mulai terganggu dan terancam dengan permusuhan nyata.(*)

Penulis: Dwi Laylatur Rosyidah
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help