TribunJateng/

Polda Jateng Tetapkan Enam Tersangka Terkait Kasus Tarian Erotis di Pantai Kartini Jepara

Dalam hal ini, Kombes Pol Agus mengungkapkan, sudah ada enam orang tersangka, tiga di antaranya adalah para penari

Polda Jateng Tetapkan Enam Tersangka Terkait Kasus Tarian Erotis di Pantai Kartini Jepara
facebooker
Dugaan kasus pornoaksi yang berlangsung di Pantai Kartini Jepara, Sabtu kemarin terus berlanjut. Tiga perempuan yang menari erotis sambil disemprot air di lokasi itu kini diburu polisi. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Agus Triatmaja mengungkapkan, tersangka kasus pornoaksi di Pantai Kartini, Jepara pada pelaksanaan anniversary Jepara NMAX Owner (Jemo) pada Sabtu (14/4/2018) lalu bertambah menjadi enam.

Sebelumnya diberitakan bahwa ada dua orang menjadi tersangka, namun kini pihak Polres Jepara menetapkan empat orang lainnya lagi.

Dalam hal ini, Kombes Pol Agus mengungkapkan, sudah ada enam orang tersangka, tiga di antaranya adalah para penari yang sempat dicari pihak Polres Jepara.

"Punya peran masing-masing. Mulai dari penyelenggara, penghubung atau pencari penari, dan tiga penari itu sendiri," tutur Agus saat dikontak Tribunjateng.com, Selasa (17/4/2018).

Lebih lanjut, Agus menyebut, tiga penari itu yakni berinisial E dari Pati, V dari Semarang, dan K warga Purwokerto.

Sedangkan dari penyelenggara, inisial yang menjadi tersangka adalah B dan H.

Selanjutnya tersangka berinisial AL adalah penghubung atau pencari penari itu.

"Mereka dihubungkan oleh AL, yang bertugas mencari penari," tambahnya.

Menurut Agus, para penari akan dijerat Pasal 34 UU No. 4 Pornografi Tahun 2008.

Sementara panitia, dijerat Pasal 33 UU No 4 Pornografi Tahun 2008.

Kata Agus, pada Selasa (17/4/2018) ini, tiga penari tersebut menyerahkan diri ke Polres Jepara.

"Mereka datang ke Polres Jepara dengan diantar seorang. Kalau untuk pemeriksaan, wewenang ada di penyidik polres," lanjutnya.

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help