Kuasa Hukum Camat Mijen Meminta Maaf Kepada Karang Taruna Mijen

Hermansyah Bakrie, selaku Kuasa Hukum dari Camat Mijen, Semarang, M Yanuerso, meminta maaf kepada pihak karang taruna

Kuasa Hukum Camat Mijen Meminta Maaf Kepada Karang Taruna Mijen
tribunjateng/hesty imaniar
Hermansyah Bakrie, selaku Kuasa Hukum dari Camat Mijen, Semarang, M Yanuerso, meminta maaf kepada pihak karang taruna, yang terlibat di acara Trial Game Aspahalt 2018. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Hermansyah Bakrie, selaku Kuasa Hukum dari Camat Mijen, Semarang, M Yanuerso, meminta maaf kepada pihak karang taruna, yang terlibat di acara Trial Game Aspahalt 2018.

Permintaan maaf itu disampaikan oleh pria yang akrab disapa Deo, lantaran Camat Mijen menyebut karang taruna lah, yang ikut andil dalam kasus dugaan pungli parkir, acara trial yang digelar 6-7 April lalu, di Mijen itu.

"Saya selaku Kuasa Hukum meminta maaf kepada pihak karang taruna, yang sudah disebutkan oleh klien saya ini, turut andil dalam kasus dugaan pungli parkir, yang dilakukan oleh Tim Saber Pungli Semarang," katanya Kamis (19/4/2018).

Baca: DPRD Kota Semarang Desak Tim Saber Pungli Segera Selesaikan Kasus Dugaan Pungli Camat Mijen

Baca: Camat Mijen Semarang Bantah Lakukan Pungli : Aneh, Kok Dibilang Ada Bukti Rp 15,9 Juta

Baca: Inspektorat Tunggu Hasil Pemeriksaan Tim Saber Pungli Kota Semarang Terkait Sanksi Camat Mijen

Ia mengatakan, bahwa, Camat Mijen salah menyebutkan sekumpulan pemuda dari Mijen itu, dengan sebutan karang taruna.

"Sebenarnya bukan dari karang taruna Mijen, tetapi, sekumpulan anak muda, remaja, yang ketika itu meminta ijin secara lisan ke kecamatan, termasuk yang mengkoordinir parkir even tersebut," beber Deo.

Deo juga menjelaskan, bahwa, saat ini pihak Camat Mijen ingin segera mengklarifikasi, terkait sebutan tersebut.

Ia juga menegaskan, bahwa oknum dugaan pungli parkir di acara Trial Game Aspahalt 2018 adalah sekumpulan anak muda dan remaja.

"Oleh sebab itu, kami ingin meminta maaf kepada pihak karang taruna, sekiranya sebutan kemarin salah. Namun, hingga saat ini, kami tetap masih mengumpulkan bukti-bukti untuk menyeret orang yang telah mencemarkan nama baik klien saya ini," katanya.

Bahkan, Deo juga menjelaskan bahwa kliennya, M Yanuerso yang menjabat sebagai Camat Mijen, juga belum diperiksa bahkan ditangkap.

"Klien saya masih menjalani tugasnya sebagaimana mestinya, dia tidak ditangkap, bahkan diperiksa belum, karena semua ini masih didalami oleh pihak Tim Saber Pungli Semarang," pungkasnya.(hei)

Penulis: hesty imaniar
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help