Demi Kelancaran UNBK SMP, Para Guru di Lembur Hingga Larut Malam

sekolah tingkat SMP, MTs sederajat mulai menggelar ujian nasional secara serentak di seluruh Indonesia.

Demi Kelancaran UNBK SMP, Para Guru di Lembur Hingga Larut Malam
Tribun Jateng/Dini
Siswa siswi MTs NU 03 Al Hidayah Kendal menggelar UNBK di SMK NU 01 Al Hidayah Kendal, Rabu (03/05/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -  Tak mau ada yang terlewatkan, agar semua ready tanpa ada kendala di saat hari pelaksanaan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) SMP, para guru panitia UNBK SMP merelakan diri untuk lembur hingga larut malam.

Seperti diketahui bersama, Senin (23/4/2018) mendatang, sekolah tingkat SMP, MTs sederajat mulai menggelar ujian nasional secara serentak di seluruh Indonesia.

Dan terkhusus di Kota Semarang, dalam pelaksanaannya, seluruh sekolah menerapkan sistem UNBK di tahun ini.

“Sejak kemarin, Jumat (20/4/2018) kami coba lembur, cek satu persatu komputer termasuk dalam sinkronisasi server lokalnya. Tidak masalah harus lembur, yang penting saat pelaksanaannya tidak ada kendala, peserta bisa selesaikan ujian,” ucap Humas SMP Negeri 17 Semarang Tukijo Kusnodiharjo.

Kepada Tribunjateng.com, Sabtu (21/4/2018), dia mengutarakan, dalam mempersiapkan segala kebutuhan kelancaraan pelaksanaan UNBK SMP di sekolahnya tersebut, hingga saat ini tidak ada kendala atau permasalahan.

“Semoga ini sampai Kamis (26/4/2018). Dalam UNBK tahun ini, di sekolah kami ada 245 peserta. Adapun ruang yang telah kami siapkan dan setting ada 3 ruangan. Prinsip aman terkendali dan kami siap jalankan UNBK,” ucap Tukijo.

Hal serupa juga disampaikan Ibnu Budi Santoso, panitia UNBK SMP Negeri 23 Semarang. Dia bersama beberapa rekan guru maupun teknisi telah berupaya optimal dalam mempersiapkan mulai dari ruang, perangkat komputer, hingga server ataupun jaringan.

“Sejak dini hari hingga sekarang, Alhamdulillah tidak ada kendala. Sinkronisasi pun lancar. Beberapa kali kami cek di tiap komputer yang akan digunakan, semuanya aman, termasuk juga aman dari gangguan virus,” bebernya.

Terkhusus di sekolah yang berada di Jalan RM Hadi Soebeno Wonolopo Kecamatan Mijen Kota Semarang itu, Budi menyampaikan, jumlah peserta UNBK Tahun Pelajaran 2017/2018 ini ada sekitar 130 siswa.

“Nantinya dalam pelaksanaannya seluruh peserta akan kami bagi ke dua ruangan yang sudah disiapkan. Sebagai pemantapan, Minggu (22/4/2018) dan beberapa jam jelang dimulainya UNBK pada Senin (23/4/2018), akan kami cek lagi,” jelas Budi. (dse)

Penulis: deni setiawan
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved