Home »

Sport

Ngopi Pagi

FOKUS: Gajian Kasta Liga 2

Lagu Kunto Aji yang berjudul Akhir Bulan selalu terlintas di kepala ketika tanggal di kalender memasuki angka 20-an.

FOKUS: Gajian Kasta Liga 2
Tajuk Ngopi Pagi Suharno Harno Har

TRIBUNJATENG.COM - Lagu Kunto Aji yang berjudul Akhir Bulan selalu terlintas di kepala ketika tanggal di kalender memasuki angka 20-an. "Hidup di akhir bulan dengan teman mie instan. Hidup di Akhir bulan aku harus bertahan."

Sepenggal lirik lagu penyanyi jebolan Indonesian Idol itu jadi populer di kalangan anak kos atau buruh perantauan di akhir bulan seperti ini. Laksana jentayu menantikan hujan. Pribahasa ini yang sesuai untuk menggambarkan mereka saat menantikan datangnya tanggal gajian.

Namun, saya tetap salut dengan kenalan saya bernama Lek Paijo. Pria paruh baya ini tetap semangat bekerja meskipun memasuki tanggal tua.

Yang lebih mengejutkan, dia kerap mengemban tugas menyerupai pekerjaan atasannya, tetapi bayarannya hanya sebagai bawahan. Lebih tepatnya Lek Paijo mendapat promosi tetapi digaji setara bawahan.

Rekan-rekan Lek Paijo pernah berdebat supaya dirinya melaporkan hal ini ke Dinas Tenaga Kerja. Hal ini karena meski perusahaan tempatnya bekerja merupakan perusahaan profesional akan tetapi telah melanggar pasal 1 angka 15 Undang-Undang nomor 13 tahun 2013 tentang ketenagakerjaan serta Peraturan Menteri Ketenagakerjaan nomor 1 tahun 2017 tentang struktur dan skala upah.

Terkait ajakan tersebut, ternyata Lek Paijo menjawabnya dengan tenang dan dingin. Bahkan dirinya juga mengutip penggalan puisi Khalil Gibran, Sang Nabi - Tentang Kerja.

“Kerja adalah cinta yang mengejawantah. Dan jika kau tiada sanggup bekerja dengan cinta, hanya dengan enggan, maka lebih baiklah jika engkau meninggalkannya. Lalu mengambil tempat di depan gapura kuil, meminta sedekah dari mereka yang bekerja dengan sukacita.”

Penggalan tulisan karya Khalil Gibran yang dicomot grup musik Kla Project saat menyanyikan lagu ‘Hei’ ini membuat hati adem. Namun hal tersebut tidak berlaku bagi FIFA. Federasi tertinggi sepak bola internasional ini tetap menghukum PSSI karena sejumlah klub Indonesia tidak tuntas menyelesaikan masalah gaji pemainnya.

Jika tidak ingin nasib mantan pemain Persis Solo, Diego Mendieta yang meninggal dunia saat gaji belum terbayarkan atau pengalaman para pemain Persipasi Bekasi yang mengamen di jalanan untuk menyambung hidup, maka PSSI harus menindak tegas apabila ada klub yang belum memenuhi gaji pemain. Apalagi kini, kompetisi kasta kedua dan ketiga, Liga 2 dan Liga 3 mulai digelar.

Ketika pemain tidak segera digaji klub maka bisa saja mudah terjadi ajang suap menyuap ke pemain untuk mengalah. Hal ini tentu sangat disayangkan dan dapat mempengaruhi kualitas serta prestasi sepakbola negeri ini.

Tentu sebagai pecinta sepakbola negeri ini, saya tidak ingin mendengarkan lagu Kunto Aji berjudul Akhir Bulan. Tetapi saya ingin mendengarkan lagu penyemangat yang dinyanyikan para suporter klub sepakbola negeri ini dari Aceh sampai Papua bahkan suporter Timnas yang kerap saya dengarkan melalui youtube.(*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help