Jurnal Serigala Loyola

Belasan Anggota Lopala Loyola Semarang Susur Gua Cerme

Sekitar 1,5 kilometer ditempuh melewati berbagai rintangan sehingga harus berjalan jongkok atau berendam.

Belasan Anggota Lopala Loyola Semarang Susur Gua Cerme
IST
Anggota Lopala Loyola berpose saat melakukan caving di Gua Cerme, Yogyakarta, Minggu (22/4/2018). 

TRIBUNJATENG.COM, YOGYAKARTA - Bertepatan Hari Bumi, Minggu (22/4/2018), belasan anggota Loyola Pecinta Alam (Lopala) SMA Kolese Loyola Semarang menjalani caving di Gua Cerme.

Caving adalah kegiatan penelusuran gua yang ingin mengenali demografi dan karakteristiknya.

Satu ujung Gua Cerme berada di Bantul, satu lainnya di Gunung Kidul, Yogyakarta.

Gua ini memiliki keindahan stalakmit dan stalaktit yang menarik.

Ada pula air terjun di dalam gua.

Keberadaan air terjun yang memiliki tinggi sekitar tiga meter memberi kesan tersendiri.

"Proses pembentukan stalakmit dan stalaktit ini membutuhkan waktu yang lama. Sama seperti hidup, harus melalui proses lama dan sabar," terang Anton, pendamping anggota Lopala.

Gua ini masih belum ramai oleh wisatawan, merupakan habitat bagi kelelawar dan jangkrik gua.

Di Gua Cerme sudah ada guide route dan titik-titik penelusuran yang ekstrem namun dapat dilalui oleh pemula.

Pengamatan dan bertanya langsung kepada pemandu merupakan kegiatan Lopala untuk mendapatkan informasi mengenai tentang keajaiban dan keindahan gua itu.

Sekitar 1,5 kilometer ditempuh melewati berbagai rintangan sehingga harus berjalan jongkok atau berendam, bahkan ada yang tergelincir.

"Berjalan dengan batu-batu yang tidak terlihat dan kepala yang terbentur adalah hal yang sulit saat menyusur gua," imbuh Anton.

Menurutnya, pengalaman yang ditemui para pengunjung akan berbeda tergantung cuaca.

Bagi anggota Lopala, hal tersebut amat berkesan karena tak dapat ditemukan di perkotaan. (jurnal serigala/yudi)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved