Warga Desa Madugowongjati Batang Khawatir Jembatan Ambrol Karena Pondasi Rusak

Pasalnya satu dari tiga pondosi jembatan tersebut tergerus air Sungai Jahan dan kondisinya memprihatinkan.

Warga Desa Madugowongjati Batang Khawatir Jembatan Ambrol Karena Pondasi Rusak
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Pondasi jembatan penghubung Desa Masugowongjati ke Desa Surodadi rusak tergerus aliran Sungai Jahan, Jumat (27/4/2018).

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Warga Desa Madugowongjati Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang khawatir saat melewati jembatan penghubung Desa Madugowojati ke Desa Surodadi.

Pasalnya satu dari tiga pondosi jembatan tersebut tergerus air Sungai Jahan dan kondisinya memprihatinkan.

Dikatakan Sriati (53) warga RT 2 RW 02 jembatan tersebut dilewati masyarakat untuk beraktifitas sehari-hari.

"Anak sekolah dan masyarakat yang bekerja di pabrik selalu melintasi jembatan tersebut," ujarnya kepada Tribunjateng.com, Jumat (27/4/2018).

Ditambahkannya usia jembatan dengan panjang sekitar 100 meter tersebut sekitar 30 tahun lamanya.

"Ya kondisinya masih sama seperti itu, yang membuat khawatir pondasinya semakin lama semakin tergerus, lama-kelamaan pasti pondasi penahan jembatan tak kuat menahan beban," paparnya.

Sementara itu Jamin (61) Ketua RT 1 RW 2 Desa Madugowongjati sangat berharap jembatan segera diperbaiki.

"Mau bagaimana lagi paling cepat menuju jalan raya lewat jembatan tersebut, sebenarnya sangat takut, kalau-kalau jembatan ambrol karena pondasi habis digerus air," imbuhnya.(*)

Jamin menuturkan selain pondasi yang rusak, jalan tepat di tengah jembatan juga sudah hancur.

"Warga menambalnya dengan kayu untuk menutup jalan bolong sepanjang jembatan agar tidak membahayakan warga saat melintas," timpalnya.

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help