Awas! Lakukan Pelemparan Kereta Api Dipidana Penjara 3 Bulan dan Denda Rp 15 Juta

PT Kereta Api Indonesia (KAI) memetakan daerah rawan pelemparan terhadap kereta api saat dalam perjalanan.

Awas! Lakukan Pelemparan Kereta Api Dipidana Penjara 3 Bulan dan Denda Rp 15 Juta
TRIBUN JATENG/MAMDUKH ADI PRIYANTO
Berdasarkan pengalaman PT KAI, kasus pelemparan dilakukan anak- anak. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM,SLAWI- PT Kereta Api Indonesia (KAI) memetakan daerah rawan pelemparan terhadap kereta api saat dalam perjalanan.

KAI Daop 5 Purwokerto menilai ada beberapa daerah rawan pelemparan di Kabupaten Brebes dan Tegal.

Yakni di Slawi- Banjaran Kabupaten Tegal, Prupuk- Balapulang Kabupaten Tegal, dan Patuguran- Bumiayu Kabupaten Brebes.

Manajer Humas Daop 5 Purwokerto, Ixfan Hendriwintoko, menuturkan selama 2018 hingga saat ini, total ada empat kasus pelemparan kereta api yang mengakibatkan kerusakan pada material kereta.

"Sesuai Undang Undang 23 Tahun 2007, setiap kegiatan yang mengganggu perjalanan kereta api dapat dijerat dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau denda paling banyak Rp 15 juta," kata Ixfan, Senin (30/4/2018).

Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melakukan sosialisasi ke sekolah- sekolah serta menempatkan petugas di daerah rawan.

Berdasarkan pengalaman PT KAI, kasus pelemparan dilakukan anak- anak.

KAI Daop 5 melakukan pembinaan dan sosialisasi di SD Negeri 3 Pakulaut Kecamatan Margasari dan SMP Negeri 2 Margasari Kabuten Tegal, Senin.

Manajer Pengamanan Objek Vital dan Aset KAI Daop 5, Moh Safriadi, menuturkan pembinaan dan sosialisasi itu untuk memberikan pembelajaran dan pemahaman tentang perkeretaapian terutama keselamatan perjalanan kereta api.

"Harapannya, agar gangguan- gangguan keselamatan perjalanan kereta bisa diminimalisir. Supaya gangguan tersebut tidak ada lagi," kata Safriadi.

Halaman
12
Penulis: mamdukh adi priyanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help