AWAS! Penyebar Berita Hoax Akan Dipenjara Selama Enam Bulan dan Denda Rp 1 Miliar

Merebaknya berita hoax di media sosial membuat pihak kepolisian bertindak tegas.

AWAS! Penyebar Berita Hoax Akan Dipenjara Selama Enam Bulan dan Denda Rp 1 Miliar
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan saat ditemui awak media di Mapolres Pekalongan, Senin (30/4/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Merebaknya berita hoax di media sosial membuat pihak kepolisian bertindak tegas. Seperti yang dilakukan oleh Polres Pekalongan.

Pihak Polres Pekalongan tidak segan untuk menindak para penyebar informasi hoax dengan ancaman Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Hal tersebut dilakukan guna memberi effek jera kepada penyebar berita hoax yang ada di media sosial.

"Menyebarkan berita bohong itu ada undang-undang ITE. Baik mengunggah, termasuk yang membagikan berita bohong bisa dikenakan pidana," tegas Kapolres Pekalongan AKBP Wawan Kurniawan, Senin (30/4/2018)

AKBP Wawan menghimbau masyarakat yang suka mengirimkan kabar bohong atau mendistribusikan bisa dikenakan pidana penjara enam tahun dan denda Rp 1 miliar.

“Pelaku penyebar hoax bisa terancam Pasal 28 ayat 1 Undang-undang Informasi dan ITE, Setiap orang yang dengan sengaja dan atau tanpa hak menyebarkan berita bohong dan menyesatkan, ancamannya bisa terkena pidana maksimal enam tahun dan denda maksimal Rp 1 miliar," paparnya.

Pihaknya menambahkan setiap orang harus berhati-hati dalam menyebarkan pesan berantai lewat perangkat elektronik.

"Setelah laporan diproses oleh pihak kepolisian, baru kemudian polisi bisa melakukan penyidikan dengan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, dan segenap operator telekomunikasi, untuk menangkap pelaku penyebar berita hoax," timpalnya.(*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help