Kurs Rupiah

Rupiah Nyaris Tembus Rp 14.000, Begini Tanggapan Jokowi

Presiden Joko Widodo menilai melemahnya nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh Rp 14 ribu per dollar AS

Rupiah Nyaris Tembus Rp 14.000, Begini Tanggapan Jokowi
tribunjateng/dok
Presiden Joko Widodo menilai melemahnya nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh Rp 14 ribu per dollar Amerika Serikat (AS) belum mengkhawatirkan. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo menilai melemahnya nilai tukar rupiah yang nyaris menyentuh Rp 14 ribu per dollar Amerika Serikat (AS) belum mengkhawatirkan.

Meski kurs tengah bergejolak, indikator makroekonomi Indonesia dinilai masih baik.

Sebagai contoh, ia masih melihat inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan nilai ekspor yang berada pada level wajar.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), neraca perdagangan dan inflasi tahun kalender sepanjang kuartal I 2018 masing-masing tercatat surplus 280 juta dollar AS dan 0,99 persen.

Sementara itu, Indonesia mencatat pertumbuhan ekonomi 5,07 persen tahun lalu. "Saya yakin fundamental ekonomi kita ini baik," kata Jokowi, Senin (30/4).

Dia menyebut, pemerintah tidak akan mengintervensi kebijakan moneter untuk mengatasi terus melemahnya Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat. Terkait hal itu, pemerintah menyerahkan sepenuhnya kepada Bank Indonesia (BI).

"Pemerintah tidak akan intervensi urusan moneter karena ini kebijakannya ada di BI," tambah Jokowi.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meminta masyarakat tidak perlu khawatir atas pelemahan rupiah yang terus terjadi. Sebab, fenomena ini tidak hanya menimpa Indonesia, akan tetapi juga negara lain di dunia.

"Ini fenomena pasar global yang semua negara juga mengalami. Semua negara juga sedang bergejolak, kursnya kena dampak dari kebijakan-kebijakan, terutama di kenaikan suku bunga di Amerika Serikat," ucap Jokowi.

Sementara Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengaku sudah melakukan stress test terkait dengan kondisi pelemahan rupiah yang terjadi saat ini. Senin (30/4) kemarin, berdasarkan data Bloomberg, nilai tukar rupiah Rp 13.913 per dollar AS.

Ketua Dewan Komisioner OJK, Wimboh Santoso mengatakan, regulator sudah melakukan stress test bahkan di angka jika rupiah mendekati Rp 20 ribu per Amerika Serikat. "Hasilnya kondisi perbankan Indonesia masih cukup kuat," kata Wimboh kemarin. (Kompas.com/Kontan)

Editor: iswidodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help