UPDATE Kasus Dugaan Pungli Camat Mijen, Enam Orang Diperiksa, Dua sudah Tersangka

UPDATE Kasus Dugaan Pungli Camat Mijen, Enam Orang Diperiksa Tim Saber Pungli,sudah ada dua tersangka

UPDATE Kasus Dugaan Pungli Camat Mijen, Enam Orang Diperiksa, Dua sudah Tersangka
tribunjateng/rival almanaf
PUNGLI - AKBP Enrico Silalahi menjelaskan hasil penyidikan sementara tim Saber Pungli Kota Semarang. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Saber Pungli Kota Semarang telah memanggil beberapa orang terkait dugaan pungli yang dilakukan Camat Mijen beberapa waktu lalu.

Hal itu dipaparkan oleh Ketua Tim Saber Pungli, AKBP Enrico Silalahi, Rabu (2/5/2018). Ia menjelaskan ada enam orang yang sudah dipanggil mulai dari pengelola parkir, pengelola stand, dan pihak lain yang terlibat dalam kegiatan di Mijen tersebut.

"Ada enam orang yang telah kami panggil dan memberi keterangan, hasilnya memang benar penarikan biaya parkir melanggar aturan perda," terang Enrico.

Dalam perda diatur bahwa ongkos parkir umum motor Rp 1000 dan mobil Rp 2000. Dalam kegiatan Trial Game Asphalt 2018 lalau sepeda motor dikenai biaya Rp 5 ribu dan mobil Rp 10 ribu.

"Itu sudah diakui, jadi sudah ada tersangka dua dari pengelola parkir karena melanggar perda. Keduanya adalah Hanif dan Riski dan sudah ditipiring," bebernya.

Hanya saja ia menjelaskan fokus penindakan Tim Saber Pungli adalah tentang keterlibatan ASN.
Kini ia sudah memiliki keterangan dari saksi di lapangan tentang aliran dana parkir tersebut ke mana.

Meski demikian saat ini ia belum mau menjelaskan apakah saksi menyebut aliran dan ke Camat Mijen atau tidak.

"Nanti saja lah itu kami masih sidik karena Camat Mijennya juga belum ke sini, belum bisa dikonfirmasi," bebernya.

Sementara itu, dana parkir yang terkumpul dari kegiatan Trial Game tersebut terkumpul Rp 15,9 juta.

Jumlah itu telah dibagi untuk karcis, dan anggota parkir masing-masing Rp 750 ribu.

Sebelumnya diberitakan bahwa Camat Mijen M Yenuarso akan dipanggil ke Polrestabes Semarang untuk memberikan keterangan. Meski demikian hingga saat ini ia belum memenuhi panggilan.

"Ya kami tunggu sampai akhir pekan nanti, baru kami sampaikan hasilnya ada atau tidak aliran dana ke ASN," tambah Enrico. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help