Dua Merek Ponsel Ini Dilarang Keras Dijual Sekitar Markas Militer AS, Berisiko Keamanan

Para tentara dan pelaut AS memang dibolehkan membeli smartphone di outlet sekitar markas mereka, tapi jumlahnya relatif sedikit.

Dua Merek Ponsel Ini Dilarang Keras Dijual Sekitar Markas Militer AS, Berisiko Keamanan
AP Photo
Kantor Kementerian Pertahanan AS yang lebih dikenal dengan nama Pentagon. 

TRIBUNJATENG.COM - Para tentara di markas-markas militer Amerika Serikat (AS) yang tersebar di berbagai belahan dunia bakal kesulitan membeli smartpone Huawei dan ZTE.

Pasalnya, komando militer negara adidaya tersebut (Pentagon) pekan ini mengeluarkan larangan menjual ponsel dari kedua merk China tersebut di outlet retail yang berdekatan dengan instalasi militer AS di luar negeri.

Alasannya disebut berkaitan dengan soal keamanan.

“Perangkat Huawei dan ZTE bisa membawa risiko untuk personel, informasi, dan misi militer,” ujar juru bicara Pentagon, Dave Eastburn.

Para tentara dan pelaut AS memang dibolehkan membeli smartphone di outlet sekitar markas mereka, tapi jumlahnya relatif sedikit.

Tahun lalu, Eastburn menyebutkan hanya 2.400 unit ponsel Huawei dan ZTE yang terjual lewat outlet macam ini.

Meski demikian, Eastburn mengatakan para tentara sebenarnya bisa saja membeli smartphone di toko lain yang tak berada di sekitar markas.

Dia mengimbau tentara AS agar “berhati-hati dengan risiko keamanan” yang mungkin ditimbulkan oleh perangkat Huawei dan ZTE.

Pentagon juga sedang menimbang apakah perlu mengeluarkan aturan lebih lanjut tentang penggunaan kedua merek China itu, di lingkungan militer AS secara keseluruhan.

Dicurigai mata-mata

Halaman
12
Editor: m nur huda
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help