Himpuni Gelar Rakernas II di UNS Solo

Lewat tema ini diharapkan kebutuhan tenaga kerja di Indonesia bisa ditingkatkan, untuk kemaslahatan bangsa

Himpuni Gelar Rakernas II di UNS Solo
Tribunjateng.com/Akbar Hari Mukti
Ganjar Pranowo dan Rektor UNS Ravik Karsidi (kiri) saat jumpa pers di sela rakernas II Himpuni di UNS Solo, Sabtu (5/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Gelar rakernas II di Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Pehimpunan Ikatan Alumni Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni) mengambil tema Percepatan Program Vokasi, Sabtu (5/5/2018).

Lewat tema ini diharapkan kebutuhan tenaga kerja di Indonesia bisa ditingkatkan, untuk kemaslahatan bangsa.

Hal itu diungkapkan Koordinator Presidium 2 Himpuni, Ganjar Pranowo, di sela kegiatan.

"Lulusan vokasi mengisi pos tenaga kerja di bidang industri dan jasa dengan keahlian tersertifikasi dan berdaya saing untuk meningkatkan kemakmuran Indonesia," papar Ganjar.

Menurut Ganjar, saat ini program pendidikan vokasi dirumuskan lewat mengkonsep link and match, di antara industri dengan SMK. Ia menilai, tenaga terampil lulusan SMK sebenarnya dapat mengisi kebutuhan tenaga industri Indonesia.

"Lulusan SMK melanjutkan ke perguruan tinggi masih sedikit. Rata-rata mereka langsung mencari kerja," kata dia.

Ia pun ingin, dalam memenuhi kebutuhan dari tenaga SMK program pendidikan vokasi diterapkan menjawab tantangan global.

"Sehingga dapat mencegah tenaga asing masuk di Indonesia," terangnya.

Ketua IKA Undip, Maryono, menambahkan, dua tahun mendatang ia meyakini tenaga produktif naik sebanyak 20 persen. Pendidikan SMA umum dinilai masih belum memenuhi tenaga terampil yang dibutuhkan. Sedang perkembangan globalisasi memerlukan tenaga terampil dari SMK.

"Kalau kita mengandalkan lulusan SMA umum, kita akan ketinggalan. Memasuki MEA pertukaran masyarakat akan bebas," urai dia. (*)

Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help