Juliari Batubara Beri Bantuan Uang Tunai ke Bocah yang Dihukum Guyur Oli Bekas

LF adalah seorang anak kelas II SMP yang dihukum oleh seorang pemilik bengkel dengan mengguyur kepalanya sendiri

Juliari Batubara Beri Bantuan Uang Tunai ke Bocah yang Dihukum Guyur Oli Bekas
Istimewa
Korban Diguyur Oli 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anggota Komisi VI DPR RI dari PDI Perjuangan, Juliari P Batubara, memberikan bantuan uang tunai Rp 5 juta kepada LF di rumahnya Dusun Bayeman, Desa Bangunkarta, Turi, Sleman, Yogyakarta.

LF adalah seorang anak kelas II SMP yang dihukum oleh seorang pemilik bengkel dengan mengguyur kepalanya sendiri dengan oli bekas karena dituduh mencuri. Mendengar berita yang viral tersebut, Juliari mengaku prihatin.

"Sudah saya cek. Ternyata, anak ini penyandang tunarungu. Dari pengakuan anak ini, dia hanya mengambil onderdil bekas yang dikiranya sudah tidak terpakai dan tidak ada maksud mencuri," katanya, dalam keterangan yang dikirim kepada Tribunjateng.com, Rabu (9/5/2018).

Juliari menuturkan, LF adalah penyandang tunarungu dan sudah yatim piatu karena kedua orang tuanya meninggal dunia pada 2015 lalu. LF kini diasuh oleh kerabatnya di desa tersebut.

Karena faktor tunarungu, katanya, kemungkinan bocah tersebut kesulitan untuk menjelaskan yang sebenarnya kepada pemilik bengkel karena memang kesulitan untuk mendengar.

"Saya bersyukur kondisi bocah ini sekarang sudah membaik. Mudah-mudahan tidak ada kejadian seperti ini lagi. Ini jadi pembelajaran bagi seluruh masyarakat untuk berpikir sebelum bertindak," ujarnya.

Sebagai pengusaha yang pernah bergerak di bidang usaha oli, Juliari memahami dampak negatif yang diakibatkan cairan oli jika terkena bagian tubuh yang terbuka, apalagi oli bekas.

Selain itu, legislator kelahiran Jakarta, 22 Juli 1972 itu, berharap LF bisa menghilangkan trauma atas kejadian yang menimpanya dan melanjutkan pendidikan untuk meraih cita-citanya.

Seperti diketahui, LF, seorang anak kelas II SMP yang tinggal di daerah Turi, Sleman, Yogyakarta, dihukum oleh seorang pemilik bengkel dengan mengguyur kepalanya sendiri dengan oli bekas karena tuduhan mencuri pada akhir April 2018.

Pemilik bengkel akhirnya menyesali tindakannya yang menyuruh bocah tersebut mengguyur kepalanya dengan oli yang mengakibatkan LF, korban mengalami iritasi di bagian mata dan telinga. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help