Pemerintah akan Lepas Saham di Bank Bukopin

Rencana ini akan dilakukan melalui skema penerbitan saham kembali atau rights issue

Pemerintah akan Lepas Saham di Bank Bukopin
tribunjateng.com/galih permadi
Bank Bukopin 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - Komposisi kepemilikan saham PT Bank Bukopin Tbk akan berubah. Pasalnya, pemerintah sedang mengkaji untuk melepas kepemilikan saham sebesar 11,43% di Bank Bukopin.

Rencana ini akan dilakukan melalui skema penerbitan saham kembali atau rights issue yang akan dilakukan Juni 2018 atau Juli 2018 mendatang.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN Aloysius Kiik Ro mengatakan, pelepasan saham minoritas di Bank Bukopin ini akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi pasar.

"Kami akan lepas jika harga pasar sesuai," kata Aloy, Rabu (9/5). Kendati demikian, pemerintah belum dapat memutuskan terkait proses eksekusi haknya dalam rights issue tersebut.

Terkait dengan sejumlah investor yang akan masuk, Aloy mengharapkan bisa cepat selesai dalam waktu dekat.

Sebagai informasi, Kookmin Bank asal Korea Selatan dan CVC Capital Partners disebut merupakan dua investor yang berminat dalam proses rights issue bank berkode saham BBKP ini.

Bosowa Corporindo sebagai pemegang saham terbesar Bank Bukopin saat ini, dalam prospektus yang diterbitkan Senin (7/5) mengaku akan mengeksekusi seluruh haknya dalam proses rights issue di Bank Bukopin.

Direktur Utama Bank Bukopin Eko Rachmansyah Gindo mengakui, proses rights issue ini sudah dilakukan first filling ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pasar modal. "Akan dilanjutkan dengan klarifikasi dan pemenuhan data lanjutan untuk persetujuan," ungkapnya.

Saat ini, ada beberapa investor potensial yang sudah masuk melalui proses due dilligence. Nantinya, investor potensial ini bisa menjadi standby buyer dalam rights issue Bank Bukopin. Dalam rights issue ini, hak pertama akan diberikan kepada pemegang saham Bank Bukopin saat ini.

Sebagai informasi, komposisi kepemilikan saham Bukopin terdiri dari mayoritas publik sebesar 40,48%. Sisanya, ada di tangan PT Bosowa Corporindo 30,00%, Kopelindo sebesar 18,09%, dan pemerintah sebanyak 11,43%.
(Galvan Yudistira/kontan)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help