Angka Buta Aksara di Kota Tegal Semakin Turun

Hal itu terbukti dengan banyaknya warga putus sekolah mengejar ujian kesetaraan Paket A, B, dan C di Kota Tegal

Angka Buta Aksara di Kota Tegal Semakin Turun
Net

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Tegal Johardi menyebut bahwa angka buta aksara di wilayahnya terus menurun setiap tahunnya.

Hal itu terbukti dengan banyaknya warga putus sekolah mengejar ujian kesetaraan Paket A, B, dan C di Kota Tegal.

Selain itu, Johardi juga mengungkapkan bahwa turunnya angka buta aksara dikarenakan semakin banyaknya lembaga pendidikan non formal bagi segala usia di Kota Tegal.

Dalam hal ini, ia juga mengapresiasi sosok Yusqon yang terus giat dan konsen pada lembaga pendidikan non - formal lewat Taman Baca Masyarakat (TBM) Sakilakerti.

"Beliau (Yusqon) terus giat di bidang pendidikan. TBM Sakilakerti ini sudah banyak membuat para pengasong, pedagang, dan sopir di Terminal Kota Tegal untuk mengejar Paket A, B, dan C. Bahkan angka buta aksara di sini, sekarang mencapai 2 persen saja," kata Johardi kepada Tribunjateng.com, Jumat (11/5/2018).

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan kepada para Lurah untuk mendata anak-anak berumur 7-15 tahun yang putuh sekolah lewat RT dan RWnya.

Jika ditemukan, Johardi memerintahkan agar lurah tersebut melapor ke Disdikbud.

"Lapor ke kami. Nanti anak yang putus sekolah itu akan kami jemput. Kami akan carikan sekolah terdekat. Sifatnya gratis," pesannya untuk setiap lurah di wilayah Kota Tegal. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help