Pemkot Tegal Dukung Peningkatan Kesejahteraan Perawat

adanya peningkatan kesejahteraan bagi perawat utamanya yang saat ini masih berstatus sebagai pegawai honor.

Pemkot Tegal Dukung Peningkatan Kesejahteraan Perawat
ISTIMEWA
Pjs Wali Kota Tegal, Drs. Achmad Rofai, M.Si mendukung adanya peningkatan kesejahteraan bagi perawat utamanya yang saat ini masih berstatus sebagai pegawai honor. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Kota Tegal tetap mendukung adanya peningkatan kesejahteraan bagi perawat utamanya yang saat ini masih berstatus sebagai pegawai honor.

Hal tu disampaikan Pjs.Walikota Tegal Drs.Achmad Rofai, M.Si sesaat usai menghadiri Peringatan International Nurses Day 2018 di Marina Convention Center, Semarang, Sabtu (12/5).

Menurutnya dalam pertemuan tersebut  banyak hal positif yang dapat diambil bagi perawat khsusnya di Kota Tegal.

Dengan jumlah perawat yang mencapai kurang lebih 900 orang,  beban kerja perawat di Kota Tegal saat ini masih sangat tinggi.

Dikatakan Rofai, untuk dari jumlah tersebut perawat saat ini bertugas di instansi BLUD seperti Puskesmas dan RSUD, selain sebagian telah menjadi ASN, namun sebagiannya nya lagi  masih ada yang bestatus sebagai pegawai honor yang dibiayai APBD.

Dalam pertemuan yang dihari Presiden ke 5 RI Megawati Soekarno Putri tesebut, Rofai memandang butuh beberapa upaya dalam memperjuangkan kesejahteran perawat Karena itu menurutnya harus ada regulasi baru dari Pemerintah pusat yang dapat di gunakan sebagai landasan bagi upaya peningkatan kesejahteraan perawat di daerah.

Seperti harus penyesuaian pasal di UU ASN, agar perawat yang sudah lama mengabdi untuk negara dapat diangkat menjadi ASN.

Sementara itu dalam orasi ilmiahnya dihadapan ribuan perawat di seluruh Jawa Tengah, Presiden ke 5 Megawati Soekarno Putri berjanji akan terus memperjuangkan kenaikan upah, kompetensi hingga status kerja perawat.

“Saya akan memperjuangkan peningkatan upah yang diterima sebagian perawat di Indonesia,”ucapnya. Menurutnya hanya ada satu pasal yang harus dikoreksi agar ada keadilan bagi perawat yang telah mengabdikan diri bertahun-tahun kepada negara.

Oleh karena itu, Mega mendukung adanya revisi terbatas atas undang-undang tentang Aparartur SIPIL Negara (ASN).

“Saya berharap revisi terbatas UU ASN ini dapat dituntaskan pada tahun ini, termasuk tak kalah pentingnya terkait amanat undang-undang Sistem Jaminan Sosial Nasional,” tegasnya.(*)

Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help