Pemkot Tegal Undang Audiensi, Rencana Demo Pasar Pagi pun Batal, Ini Hasil Kesepakatannya

Rencana para pedagang Pasar Pagi untuk kembali menggelar aksi pun batal karena undangan audiensi tersebut.

Pemkot Tegal Undang Audiensi, Rencana Demo Pasar Pagi pun Batal, Ini Hasil Kesepakatannya
akhtur gumilang
Suasana audiensi di ruang kerja Pjs Walikota Tegal Achmad Rofai, Senin (14/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pemerintah Kota (Pemkot) Tegal akhirnya mengundang para Paguyuban Pedagang Pasar Pagi untuk melaksanakan audiensi pada Senin (14/5/2018) di ruang kerja Walikota.

Rencana para pedagang Pasar Pagi untuk kembali menggelar aksi pun batal karena undangan audiensi tersebut.

Dalam pertemuan itu, Pejabat sementara (Pjs) Walikota Tegal Achmad Rofai menyebut, mengurus permasalahan pasar pagi secara serius.

Kini, pihaknya telah melayangkan surat kepada investor untuk menarik Hak Guna Bangunan (HGB).

“pemkot sudah membuat tim yang sudah melakukan kajian-kajian terkait permasalahan Pasar Pagi yang sampai saat ini belum terselesaikan. Kini, tim dari pemkot dibantu dari paguyuban pasar pagi, paguyuban pedagang termasuk mahasiswa," terang Rofai kepada Tribunjateng.com, Senin (14/5/2018).

Sementara itu, Ketua Paguyuban Pedagang Pasar Pagi, Krisanto menuturkan, dari 65 kios yang berada di blok B dan C, sebagiannya sudah diurus pihak Pemkot.

"Yang sudah dikembalikan sertifikatnya kepada Pemkot Tegal sebanyak 25 kios," kata Krisanto.

Untuk 40 sisa kios, pihaknya bersama Pemkot telah mengirimkan surat kepada investor untuk mencari titik temu bersama. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help