Ramadan 2018

Sinoeng: Menaikkan Harga Berlebihan itu Bikin Malu Daerahnya

Menjelang Ramadan 2018, Pjs Bupati Tegal Sinoeng N Rachmadi berpesan beberapa hal kepada para pelaku usaha.

Sinoeng: Menaikkan Harga Berlebihan itu Bikin Malu Daerahnya
tribunjateng/akhtur gumilang
Sinoeng pesan kepada pedagang jangan naikkan harga berlebihan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Menjelang Ramadan 2018, Pjs Bupati Tegal Sinoeng N Rachmadi berpesan beberapa hal kepada para pelaku usaha.

Ia memang tak menampik bahwa bahan kebutuhan pokok akan naik, terlebih jelang memasuki musim mudik lebaran nanti.

Meski demikian, ia ingatkan kepada seluruh pelaku usaha, baik dari pengelola wisata, hotel, dan kuliner untuk tidak berlebihan dalam menaikkan harga jualnya.

"Kalo harga naik tidak bisa dipungkiri. Tetapi yang penting, naiknya itu wajar saja. 10 persen. Jadi, kalo es teh harganya Rp 3 ribu, naik jadi Rp 5 ribu juga ga apa-apa," ucap Sinoeng kepada Tribunjateng.com, Senin (14/5/2018).

Ia memperingati hal seperti itu karena pihaknya kerap temukan pelaku usaha yang mempergunakan kesempatan musim mudik untuk menaikkan harga yang tidak wajar.

Sebab bagi Sinoeng, kenaikan harga yang tak lazim justru akan membuat reputasi nama daerah akan ikut tercoreng juga dimata masyarakat, khususnya wisatawan.

"Yang dipertaruhkan juga nama baik daerah, saya tidak mau Kabupaten Tegal viral karena ada beberapa pelaku usaha yang menaikkan harga tak wajar. Misalkan biasanya harga makanan Rp 15.000 ribu, dinaikkan jadi Rp 30 ribu atau bahkan lebih. Itu memalukan menurut saya," jelasnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help