DPRD Kota Semarang Sahkan Raperda SPAM Semarang Barat

Danur menyebutkan, Pansus telah melakukan pembahasan Raperda tersebut dengan sejumlah stake holder.

DPRD Kota Semarang Sahkan Raperda SPAM Semarang Barat
tribunjateng/m zainal arifin/IST
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Semarang Barat tinggal menunggu pelaksanaannya saja. Pasalnya, Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) SPAM Semarang Barat telah disetujui dan disahkan DPRD Kota Semarang.

Sekretaris Pansus SPAM Semarang Barat DPRD Kota Semarang, Danur Rispriyanto mengatakan, rapat paripurna pengesahan Raperda SPAM Semarang Barat telah dilakukan beberapa waktu lalu. Dari semua fraksi yang ada, menyetujui Raperda disahkan menjadi Perda.

Danur menyebutkan, Pansus telah melakukan pembahasan Raperda tersebut dengan sejumlah stake holder. Termasuk juga melakukan tinjauan ke Waduk Jatibarang yang nantinya akan menyuplai pasokan air baku ke SPAM Semarang Barat.

"Kami meninjau Waduk Jatibarang. Kami melihat kapasitas waduk Jatibarang ini cukup untuk memasok air baku ke SPAM," kata Danur, Selasa (15/5/2018).

Dari perhitungannya, Waduk Jatibarang nantinya akan mengalokasikan air baku hingga 1.300 liter per detik. Jumlah tersebut lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan pasokan air di Instalasi Pengolahan Air (IPA) Semarang Barat nantinya.

"Bahkan pengelola waduk Jatibarang itu memiliki komitmen yang kuat untuk menyediakan air baku guna keperluan bahan baku IPA Jatibarang," paparnya.

Dikatakannya, dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu, dipimpin Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, dan dihadiri unsur pimpinan dan anggota DPRD Kota Semarang. Dari pihak Pemkot, hadir Penjabat Sekda, Agus Riyanto.

Danur berharap setelah Raperda disahkan, Pemkot langsung menindaklanjutinya sehingga proses pembangunan IPA SPAM Semarang Barat segera terealisasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi, berharap agar pembangunan SPAM Semarang Barat segera dilaksanakan usai disahkannya Reperda menjadi Perda.

"Dengan pengesahan raperda ini berarti sudah ada payung hukum untuk melaksanakan pembangunan IPA. Salah satu syarat agar proses pembangunan berjalan adalah adanya Perda, sekarang Perda sudah kami sahkan," katanya.

Dikatakan, SPAM Semarang Barat nantinya fokus untuk tiga Kecamatan yaktu Semarang Barat, Ngalian, Tugu. Selama ini, kebutuhan air di daerah tersebut masih disuplai dari IPA Kaligarang.

"Kalau SPAM Semarang Barat sudah jadi, air dari IPA Kaligarang bisa dialirkan ke wilayah Semarang bagian timur jika ada kekurangan pasokan air dari bendung Klambu," ujarnya. (Nal)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help