Liga 1

Inilah Alasan Pelatih Persib Kenapa Ancam Mogok Bicara pada Media

Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, merasa kecewa atas kejadian yang menimpa pemainnya, Bojan Malisic

Inilah Alasan Pelatih Persib Kenapa Ancam Mogok Bicara pada Media
Tribun Jabar
Pelatih Persib Bandung Mario Gomez di Lapangan Progresif, Kamis (15/3/2018). 

TRIBUNJATENG.COM - Pelatih Persib Bandung, Roberto Carlos Mario Gomez, merasa kecewa atas kejadian yang menimpa pemainnya, Bojan Malisic, pada saat bertanding melawan Persipura Jayapura.

Pada laga pekan kedelapan kompetisi Liga 1 musim 2018 yang dihelat di di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu (12/5/2018), Mario Gomez menyebut bahwa Bojan Malisic mendapat sikutan dari salah satu pemain Persipura.

Namun, Mario Gomez menyebut bahwa insiden ini tak dihiraukan oleh wasit yang memimpin jalannya pertandingan.

Usai memimpin sesi latihan di Lapangan Sport Jabar Arcamanik, Kota Bandung, Selasa (14/5/2018), Mario Gomez, langsung menghampiri awak media sambil menunjukan potongan video laga tersebut.

Arsitek berpaspor Argentina itu mengaku kesal lantaran tidak ada media yang membahas kejadian yang merugikan timnya tersebut.

Bahkan, ia juga mengancam tak akan berbicara kepada awak media andai hal ini tak ditindak-lanjuti.

"Tidak ada orang yang membicarakan ini. Jika kalian (media) tidak membicarakan soal ini di media kalian, saya tidak akan berbicara lagi sama kalian," ujar Mario Gomez, dilansir dari Tribun Jabar.

Sementara itu, penerjemah tim Maung Bandung, Fernando Soler, menuturkan bahwa Mario Gomez kesal dan meminta media untuk membahas kejadian yang menimpa timnya.

Pasalnya, pelatih berusia 61 tahun itu merasa dirugikan dengan peristiwa tersebut.

"Minta bantu, itu harus dikasih tahu kepada semua orang, mulai dari wasit, dari federasi, PT LIB, PSSI dan semua lawan," ujar Soler.

Namun, ketika disinggung apakah manajemen sudah mengajukan keberatan kepada komisi disiplin, Soler mengaku belum dan hanya diam saja menunggu.

"Tidak, mereka (manajemen) diam saja. Kita tidak tahu mereka berani atau tidak. Tapi ini keluarga kita, pemain kita harus dijaga, apalagi kemarin, Bojan ada kena itu (hidung), kalau hari Sabtu dia (Bojan) tidak bisa main bagimana," katanya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved