Jamin Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan, PLN : Masih Ada Cadangan 938 MW

Di samping pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan pengamanan dari segi pasukan

Jamin Pasokan Listrik Aman Selama Ramadan, PLN : Masih Ada Cadangan 938 MW
Istimewa
‎Seluruh Area PLN se-Jawa Tengah dan DIY menggelar Apel besar untuk memastikan kondisi personil dan peralatan dalam keadaan prima. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Menjelang Bulan Suci Ramadan 1439 H, PLN Distribusi Jawa Tengah dan DI Yogyakarta menyampaikan pasokan listrik di wilayahnya dalam keadaan aman.

Upaya tersebut merupakan salah satu wujud komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik agar masyarakat dapat beribadah dengan nyaman.

Deputi Manajer Komunikasi dan Bina Lingkungan, Hardian Sakti menyampaikan, suplai listrik di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta kondisi aman dengan pasokan sebesar 4.617 MW, perkiraan beban 3.679 MW, dan cadangan sebesar 938 MW.

Pihaknya menambahkan, PLN juga telah memonitor sistem kelistrikan secara realtime untuk memastikan pasokan tersebut dapat terdistribusi dengan baik.

"Tren beban puncak pada saat bulan Ramadhan biasanya mengalami pergeseran, dari semula pukul 19.00 sampai 22.00. Sedangkan untuk beban puncak malam dari pukul 10.00 sampai 17.00 WIB menjadi pukul 03.00 sampai 06.00 WIB. Hal ini diakibatkan karena perubahan pola masyarakat yang melaksanakan ibadah salat tarawih dan makan sahur," ujar dia, dalam rilis, Rabu (16/5/2018).‎

Di samping pasokan listrik, PLN juga telah menyiapkan pengamanan dari segi pasukan. Sebelumnya secara serempak, seluruh Area PLN se-Jawa Tengah dan DIY menggelar Apel besar untuk memastikan kondisi personil dan peralatan dalam keadaan prima.

Rangkaian kegiatan apel diawali dengan upacara bersama, para peserta kemudian mendapat pengarahan lebih lanjut mengenai kondisi pengamanan kelistrikan, proyeksi kemungkinan gangguan, hingga strategi pemulihan akibat gangguan.

Total sebanyak 2.200 personil se-Jawa Tengah dan DIY yang terdiri dari Tim Pelayanan Teknik (Yantek), Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB), dan Tim Pemeliharaan disiagakan untuk menghadapi Ramadhan dan Idul Fitri.

Tim tersebut didukung oleh 429 Armada yang terdiri dari mobil operasional, mobil PDKB, crane, dan motor Unit Reaksi Cepat (URC).

"Meskipun kepuasan pelanggan menjadi prioritas utama kami, tapi keselamatan dan kesehatan kerja pekerja tidak boleh dilupakan. Para petugas wajib bekerja sesuai SOP dan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dalam bertugas," tegas Hardian. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help