Pilbup Tegal 2018

Meskipun Ada Calon Baru Dari PKB, KPU Kabupaten Tegal Pastikan Tak Akan Ada Debat Publik Lagi

Almarhum Enthus sendiri merupakan Buapti Tegal non aktif yang kembali mengikuti Pilbup Tegal untuk periode selanjutnya.

Meskipun Ada Calon Baru Dari PKB, KPU Kabupaten Tegal Pastikan Tak Akan Ada Debat Publik Lagi
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Foto debat publik Pilbup Tegal, Minggu (13/5/2018) kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Ketua KPU Kabupaten Tegal Sukartono memberi waktu enam hari lagi untuk Partai Keadilan Bangsa (PKB) sebagai pengusung supaya segera menentukan pengganti atas wafatnya Enthus Susmono pada Senin (14/5/2018) lalu.

Almarhum Enthus sendiri merupakan Bupati Tegal non aktif yang kembali mengikuti Pilbup Tegal untuk periode selanjutnya.

Sebab, pihaknya harus kembali mencetak ulang sebanyak 1.2 juta lebih surat suara pengganti yang masih bergambar Enthus Susmono.

"Total ada 1.206.502 Daftar Pemilih Tetap (DPT) sehingga surat suaranya pun berjumlah sekian. Surat suara yang lama pun baru jadi kemarin, padahal tinggal proses pelipatan," ucap Sukartono kepada Tribunjateng.com, Rabu (16/5/2018).

Meski bakal ada calon Bupati baru dari PKB, pihaknya juga memastikan tidak akan ada Debat Publik untuk kedua kalinya, setelah pada hari Minggu (13/5/2018) melangsungkan debat.

Kartono, sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa menggelar sebuah debat publik cukup memakan waktu, mengingat hari menuju pemungutan suara tinggal 45 hari lagi.

"Waktunya mepet, dan keterbatasan anggaran. Intinya kan kalo debat itu penyampaian visi, misi, dan program. Meskipun calonnya berbeda, programnya tetap sama" jelasnya.

Menurut Kartono, pelaksanaa debat bukanlah sesuatu yang sembarangan.

Pasalnya, pihaknya harus mengurus lagi materi yang didebatkan, hingga mengundang para panelis berkompeten yang diketahui memiliki jam terbang tinggi.

"Dana buat Alat Peraga Kampanye (APK) dan Kampanye itu besar. Belum lagi kita harus cetak ulang suara. Kami pun kini harus revisi anggaran," tambah Kartono.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa sosok pengganti baru dari PKB bisa berkampanye melalui Alat APK, poster, maupun brosur-brosur baru. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help