Home »

Solo

Pemkot Solo Perketat Pengawasan Praktik Prostitusi di Bulan Ramadan

Pemkot Solo akan perketat pengawasan praktik prostitusi di Solo, khususnya selama Bulan Ramadan.

Pemkot Solo Perketat Pengawasan Praktik Prostitusi di Bulan Ramadan
Tribunnews
PSK Online 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemkot Solo akan perketat pengawasan praktik prostitusi di Solo, khususnya selama Bulan Ramadan.

Hal tersebut dilakukan untuk menjaga kenyamanan sosial selama ibadah puasa.

Kepala Bidang Penegakan Perda, Satpol PP Kota Solo, Arif Darmawan menuturkan bila Pemkot Solo mengacu pada Peraturan Daerah Kota Solo Nomor 3 Tahun 2006 Tentang Penanggulangan Eksploitasi Seksual Komersial.

Menurutnya aturan itu memiliki tujuan penanggulangan, mencegah, membatasi, mengurangi adanya kegiatan eksploitasi seksual komersial, melindungi dan merehabilitasi korban kegiatan eksploitasi seksual komersial, menindak dan memberikan sanksi kepada pelaku sesuai dengan ketentuan yang berlaku, merehabilitasi pelaku agar kembali menjadi manusia yang baik sesuai dengan norma agama, kesusilaan dan hukum.

"Aturannya jelas. Akan kita perketat saat bulan suci Ramadhan," katanya, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, pengetatan kegiatan prostitusi itu dilakukan mengingat kegiatan terselubung seperti itu masih sulit untuk dikendalikan.

Menurutnya pada tahun 2017, ada 3 hotel yang telah disanksi karena menjadi lokasi untuk kegiatan prostitusi di Solo.

"Semuanya bisa dikenakan sanksi, baik pengguna jasa, penyedia jasa, maupun penyedia sarana yang terkesan melakukan pembiaran," jelas Arif.

Arif tak ingin hal itu menimbulkan konflik di masyarakat, semisal sweeping secara sepihak dan lain-lain.

"Kita terus sosialisasikan hal ini. Termasuk secara rutin menggelar razia dengan pihak berwajib," bebernya.

Pelaksana harian (PLH) Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Sutoyo menambahkan, pencegahan tindak kejahatan eksploitasi seks komersial telah pihaknya lakukan rutin setiap saat dalam agenda pemberantasan penyakit masyarakat.

"Kami lakukan patroli terbuka dan tertutup, termasuk menggelar operasi gabungan dengan satuan lain. Patroli dilakukan ditempat yang dipakai untuk mangkal pada jam-jam tertentu," urainya.

AKP Sutoyo berharap masyarakat berperan aktif agar kegiatan prostitusi tak marak di Solo. Ia mengaku telah menggandeng elemen masyarakat termasuk organisasi kemasyarakatan agar bisa koordinasi dengan baik.

"Kami harap setiap elemen masyarakat bisa sama-sama menjaga agar suasana Ramadhan tetap kondusif. Jika ada pelanggaran, laporkan. Warga bisa menghubungi nomor telepon aduan di 085600401272," terangnya.(*)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help