PT Angkasa Pura I Gelar Pasar Murah Dan Berikan Bantuan Bina Lingkungan

PT Angkasa Pura I gelar pasar murah di Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Kelurahan Sampangan, Rabu (16/5/2018).

PT Angkasa Pura I Gelar Pasar Murah Dan Berikan Bantuan Bina Lingkungan
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
PT Angkasa Pura Adakan Pasar Murah Dan Berikan Bantuan Bina Lingkungan 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Angkasa Pura I gelar pasar murah di Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim Kelurahan Sampangan, Rabu (16/5/2018).

Pasar murah ini dalam rangka mendukung kegiatan pasar murah Ramadhan yang diselenggarakan oleh Kementerian Perhubungan.

Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum Angkasa Pura I, Adi Nugroho menuturkan AP I menyediakan 500 paket sembako.

Sembako murah tersebut dijual kepada masyarakat di sekitar Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim.

"Dukungan kami pada kegiatan pasar murah ini merupakan salah satu komitmen Angkasa Pura I dalam mendukung peningkatan kesejahteraan bagi masyarakat di wilayah kerja perusahaan, " ujarnya dari rilis yang diterima Tribun Jateng.

Dikatakanya, paket sembako tersebut dijual ke masyarakat sekitar seharga Rp 150 ribu dengan harga per paket Rp 50 ribu.

Adapun setiap paket yang dijual terdiri dari beras 5 kilogram, minyak goreng 2 liter dan gula pasir 2 kilogram.

"Seluruh hasil penjualan paket sembako murah senilai Rp. 25.000.000,disumbangkan secara langsung oleh Angkasa Pura I untuk operasional Ponpes Luhur Wahid Hasyim," terangnya.

Ia menuturkan Angkasa Pura I juga menyalurkan Bantuan Bina Lingkungan kepada Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim senilai Rp. 75.000.000.

Pihaknya berharap melalui subsidi yang diberikan dapat membantu meringankan beban masyarakat sekitar.

"Melalui penyerahan bantuan bina­ lingkungan ini kami harap dapat mendukung sarana dan prasarana pendidikan untuk mahasiswa di Pondok Pesantren Luhur Wahid Hasyim," tukasnya.(*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help