Menhan Ryamizard Pastikan Heli Apache AH-64E Siap Tempur

Dua helikopter Apache AH-64E asal Amerika Serikat dioperasikan untuk unjuk kebolehan di langit Lanumad Ahmad Yani Semarang, Rabu (16/5)

Menhan Ryamizard Pastikan Heli Apache AH-64E Siap Tempur
TRIBUNJATENG/DINI SUCI
Helikopter AH 64 Apache di Lanumad Semarang 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dua helikopter Apache AH-64E asal Amerika Serikat dioperasikan untuk unjuk kebolehan di langit Lanumad Ahmad Yani Semarang, Rabu (16/5). Kendaraan perang itu tampak bermanuver dan beraktraksi seolah menunjukkan kemampuan berperangnya.

Tak hanya dua unit, ada enam helikopter Apache dengan jenis yang sama tampak terparkir di parking stand Skadron 13 Lanumad Ahmad Yani Semarang.

Delapan helikopter serbu yang didatangkan langsung dari Amerika Serikat (AS) itu baru saja diserahterimakan Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang diwakili Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono.

Helikopter itu juga mendapatkan sertifikat kelaikan udara militer heli. Sertifikat itu diberikan Kepala Pusat Kelaikan Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan kepada Komandan Pusat Penerbangan TNI Angkatan Darat.

Menhan Ryamizard Ryacudu (kanan) secara simbolis menyerahkan delapan unit helikopter Apache AH-64E kepada Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono (kiri), di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5).
Menhan Ryamizard Ryacudu (kanan) secara simbolis menyerahkan delapan unit helikopter Apache AH-64E kepada Aslog Panglima TNI Laksda TNI Bambang Nariyono (kiri), di Lanumad Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (16/5). (TRIBUN JATENG/HERMAWAN HANDAKA)

Selanjutnya, helikopter canggih itu ditasbihkan dengan penyiraman air kembang, dan pemberian nomor registrasi oleh Ryamizard, Aslog Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan Darat, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Udara, Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Laut, dan Ketua komisi I DPR.

Ryamizard mengatakan, Apache AH-64E itu merupakan helikopter perang yang canggih dan berteknologi tinggi. Penyerahan delapan unit helikopter itu merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan alutsista TNI untuk memperkuat postur ketahanan negara.

Menurut dia, kehadiran helikopter itu diharapkan dapat memperkuat jajaran TNI Angkatan Darat yang memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan, dan integritas negara.
Ryamizard berujar, alutsista yang dibeli dari AS itu dapat digunakan di mana saja. Helikopter tersebut untuk mengamankan Republik Indonesia.

"Republik Indonesia dari Sabang sampai Merauke. Di mana saja ada masalah, pesawatnya boleh digunakan," ujarnya.

Pengadaan helikopter merupakan kerja sama dengan pemerintah AS melalui Program Managemen Office (PMO). "Yang ingin saya sampaikan, pada prinsipnya pembelian helikopter Government to Government (G to G) antar-negara. Tidak ada perantara, tidak ada mark up, yang penting murni menggunakan anggaran negara dengan harga terpampang jelas," ucapnya.

Mengenai harga, Ryamizard menuturkan, satu helikopter Apache AH-64E itu dibanderol 41 juta dollar AS. Jadi, total anggaran negara yang dikeluarkan untuk belanja helikopter itu mencapai 328 juta dollar AS.

Halaman
123
Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help