Teror Mapolda Riau

Sahabat Wakapolri Jadi Korban Teroris, Pesan WA Terakhir Mengharukan

Sahabat Wakapolri Jadi Korban Teroris, Pesan WA Terakhir Ipda Auzar Mengharukan. Dia kirim permohonan maaf jelang Ramadan

Sahabat Wakapolri Jadi Korban Teroris, Pesan WA Terakhir Mengharukan
Istimewa
IPDA Auzar tewas dalam penyerangan di Mapolda Riau Rabu (15/5/2018) Almarhum dikenal sebagai guru ngaji, muazin, dan imam salat lima waktu. Jelang Ramadan dia sempat kirim chat WA ke sahabat-sahabat untuk mohon maaf dan selamat berpuasa 

TRIBUNJATENG.COM, PEKANBARU - Aksi teror terus berlanjut. Kali ini Polda Riau di Kota Pekanbaru menjadi sasaran serangan kelompok teroris, Rabu (16/5) pagi. Seorang anggota Polri, Inspektur Dua (Ipda) Auzar, yang bersahabat dekat dengan Wakapolri, meninggal dunia akibat ditabrak teroris yang mengendarai mobil warna putih.

Seorang perwira polisi lainnya, Kompol Faris Abdullah, dan Brigadir John Hendrik mengalami luka-luka setelah diserang para teroris menggunakan pedang. John Hendrik merupakan anggota Propam Polda Riau, sedangkan Kompol Farid merupakan personel Bidang Hukum (Bidkum) Polda Riau.

Beberapa saat sebelum meninggal, Ipda Auzar sempat mengirim pesan singkat melalui Whatsapp kepada Wakapolri Komjen Pol Syafruddin. Dalam pesan yang dikirim sekira pukul 07.15 WIB itu Auzar menyampaikan permohonan maaf terkait datangnya bulan suci Ramadhan 2018.

Wakil Kapolri Komjen Pol Syafruddin.
Wakil Kapolri Komjen Pol Syafruddin. (KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA)

Berikut pesan Whatsapp (WA) Auzar pada Komjen Pol Syafruddin:

Ya Allah, dipenghujung bulan Sya'ban ini ku kirimkan Do'a utk saudara-2 ku, sahabat-2 ku & orang-2 yg kuhormati serta orang-2 yg kucinta. Beri mereka kesehatan, tawadhu' dalam Iman, dan islam, keluarga yg bahagia, rizki yg barokah, serta terimalah amal ibadahnya dan pertemukanlah mereka dengan Ramadhan yg segera datang ini.

Kami sekeluaga mengucapkan :

MARHABAN YA RAMADHAN, MOHON MAAF LAHIR & BATHIN.

H. Auzar & Kel

Tak pelak meninggalnya Auzar langsung mendapat tanggapan dari Wakapolri. "25 tahun persaudaraan saya dengan almarhum Auzar, mulai dari sopir, urus anak-anak, dari kecil sampai dewasa sampai berumah tangga, dan sampai sekarang almarhum bolak-balik Jakarta-Pekanbaru untuk urus ibu dan anak-anak saya," kata Syafruddin dalam penyataannya.

Dari pihak teroris, empat orang tewas diterjang peluru, seorang lainnya ditangkap hidup setelah berupaya melarikan diri. Para teroris menggunakan mobil Toyota Avanza BM 1192 RQ untuk menabrak gerbang masuk Polda Riau yang berada di depan kantor Gubernur Riau, sekira pukul 09.00 WIB.

Halaman
123
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help