Ramadan 2018

Sebenarnya Apa yang Terjadi dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa

Secara teknis, tubuh manusia tidak berada dalam 'kondisi berpuasa' sampai sekitar 8 jam setelah mengkonsumsi makanan terakhir.

Sebenarnya Apa yang Terjadi dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa
net
Sebenarnya Apa yang Terjadi dalam Tubuh Saat Kita Berpuasa 

TRIBUNJATENG.COM - Setiap tahun, umat muslim di seluruh dunia berpuasa mulai subuh hingga magrib sepanjang bulan Ramadan selama 29 hari atau 30 hari.

Di belahan utara dunia, Ramadan jatuh pada saat musim panas yang membuat matahari terbit lebih awal dan terbenam lebih lambat sehingga masa puasa mencapai 18 jam lebih dan akan mendekati 19 jam pada akhir Ramadan nanti.

Sementara di Norwegia, masa antara subuh dan magrib itu sekitar 20 jam setiap harinya jadi Anda tidak minum dan makan sepanjang itu dalam waktu 30 hari. Sedangkan di Indonesiai umat muslim melaksanakan puasa sekitar 13 jam.

Lantas, apa yang terjadi dengan tubuh kita saat berpuasa?

Secara teknis, tubuh manusia tidak berada dalam 'kondisi berpuasa' sampai sekitar 8 jam setelah mengkonsumsi makanan terakhir.

Masa sekitar 8 jam itulah usus selesai dan berhenti menyerap gizi dari makanan yang dikonsumsi.

Setelah itu maka tubuh Anda mulai mengandalkan glukosa yang disimpan di hati dan otot untuk memberi energi.

Jika kemudian glukosa habis maka lemak tubuh menjadi sumber energi bagi tubuh.

Ketika tubuh mulai membakar lemak, akan mendorong pengurangan berat badan, penurunan tingkat kolesterol, dan juga memperkecil risiko diabetes.

Di sisi lain, saat gula darah turun maka mengakibatkan tubuh jadi lemah lesu sehingga ada sebagian orang merasakan sakit kepala, pusing, mual dan mulut berbau.

Halaman
123
Editor: iswidodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help