Tiga Mahasiswi Undip Ini Juarai Kompetisi Debat Konstitusi Nasional

Tiga mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang diinformasikan meraih Juara Nasional dalam Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa

Tiga Mahasiswi Undip Ini Juarai Kompetisi Debat Konstitusi Nasional
DOKUMENTASI FH UNDIP

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tiga mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang diinformasikan meraih Juara Nasional dalam Kompetisi Debat Konstitusi Mahasiswa Antar Perguruan Tinggi se Indonesia Tahun 2018.

Informasi disampaikan Kepala UPT Humas Undip Nuswantoro kepada Tribunjateng.com, Kamis (17/5/2018). Dalam keterangannya, kompetisi tingkat nasional itu dilaksanakan di Pusat Pendidikan Pancasila dan Konstitusi Cisurua Bogor Jawa Barat pada Rabu (9/5/2018) lalu.

“Kontingen Undip itu adalah Robertha Nimas Ayu, Leony Sondang Suryani, dan Asri Sandra Firmanti. Mereka semua adalah mahasiswi angkatan 2015 Fakultas Hukum Undip,” jelasnya.

Berdasarkan catatan miliknya, kontingen Undip tersebut berhasil menjadi Juara I dalam kompetisi debat konstitusi tingkat nasional itu seusai sukses menyisihkan kompetitornya, seperti dari Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Tarumanegara (Untar) Jakarta, dan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

“Ini adalah kegembiraan sekaligus kebanggaan. Semoga prestasi tersebut bisa jadi motivasi kepada adik angkatan. Sehingga Fakultas Hukum Undip selalu mengukir prestasi di tingkat nasional bahkan juga internasional,” ucap Dekan FH Undip Prof Retno Saraswati.

Bertempat di kantornya, Undip Kampus Tembalang Kota Semarang, Guru Besar Hukum Tata Negara Undip itu pun mengklaim akan terus mendukung dan mendorong para civitas akademika untuk menunjukkan diri kepada dunia, apabila FH Undip tak bisa dianggap remeh.

“Atas prestasi dalam kompetisi debat konstitusi tingkat nasional itu, diharapkan bisa terus dipertahankan. Semoga di tahun-tahun berikutnya, prestasi sebagai Juara Nasional terus bisa dibawa pulang Undip,” ucap Prof Retno.

Sebagai informasi tambahan, kompetisi yang digelar Mahkamah Konstitusi (MK) sejak Maret 2018 lalu itu ada beragam tahapan yang harus dilalui tiap kontingen. Yakni mulai dari tahap eliminasi, regional, dan nasional.

Pada tahap eliminasi, total peserta ada sekitar 161 kontingen baik dari perguruan tinggi negeri maupun swasta (PTN-PTS) se Indonesia. Lalu disaring menjadi 72 kontingen untuk maju ke tahap regional.

Untuk tahap regional, dibagi menjadi tiga wilayah yakni barat, tengah, dan timur. Di tiap wilayah atau tahap regional tersebut, ada 24 perguruan tinggi. Untuk kemudian dipilih 8 kontingen terbaik di tiap regionalnya dan melaju ke tahap nasional. (*)

Penulis: deni setiawan
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help