Pemilu 2019

Di Pemilu 2019 Ada yang Beda Terkait Penggunaan Suket Pengganti e-KTP

Berdasarkan Undang-Undang (UU) No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, pemilih wajib memiliki KTP-el pada Pemilu 2019.

Di Pemilu 2019 Ada yang Beda Terkait Penggunaan Suket Pengganti e-KTP
tribunjateng/khoirul muzaki
Bako Humas Purbalingga dengan tema Sukses Pilgub Jawa Tengah 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, PURBALINGGA - Surat Keterangan telah melakukan perekaman KTP el atau disebut KTP sementara tidak akan berlaku di Pemilu 2019 yaitu Pemilu Lagislatif dan Pilpres.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) No 7 tahun 2017 tentang Pemilu, pemilih wajib memiliki KTP-el pada Pemilu 2019.

Dengan kata lain, KTP-el yang belum tercetak pada hari H pencoblosan Pemilu 2019 tidak akan diperbolehkan menggunakan hak pilihnya.

Kendati demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) masih membolehkan penggunaan surat keterangan telah melakukan perekaman Kartu KTP-el pada Pilkada 2018.

Di Purbalingga, sebanyak 9.815 pemilih yang telah melakukan perekaman dan belum tercetak. Tetapi KPU masih memberikan kelonggaran bagi mereka untuk memilih saat Pemilihan Gubernur (Pilgub) Juni mendatang meskipun KTP el nya belum tercetak.

"Bila belum tercetak, mereka boleh menggunakan Suket (Surat Keterangan-red) untuk bisa memilih di Pilgub 2018," kata Sri Wahyuni, Ketua KPUD Purbalingga

Di lain sisi, dia mengingatkan agar warga yang belum melakukan perekaman KTP-el segera melakukan perekaman untuk menghindari risiko kehilangan hak suara. Terlebih aturan Pemilu 2019 mendatang lebih tegas bagi warga yang belum memiliki KTP el.

Kepala Dindukcapil Purbalingga, Imam Sudjono menuturkan, untuk menyukseskan Pilgub 2018, pihaknya rela jemput bola melayani perekaman KTP-el ke kantor desa atau kelurahan mulai 14 Mei sampai dengan 9 Juni 2018 mendatang.

Dindukcapil Purbalingga juga memberikan payanan lebih dengan tetap membuka pelayanan pada hari libur dan hari minggu yang dimulai pukul 09.00 WIB-12.00 WIB.

"Silakan lakukan perekaman dengan segera. Kami melakukan jemput bola ke kantor desa/kelurahan mulai dari 14 Mei sampai 9 Juni," tutur Imam.

Saat disinggung mengenai berapa lama waltu pencetakan KTP-el, dia menegaskan, tidak akan ada proses berbelit karena blangko KTP-el saat ini telah tersedia.

Menurutnya, proses pencetakan paling lama akan memakan waktu 3 hari. Sedangkan perekaman pada saat Pilgub yaitu 27 Juni mendatang akan dilayani mulai pukul 08.00 WIB sampai 13.00 WIB. Ia mengimbau masyarakat agar segera melakukan perekaman untuk menghindari antrean panjang.

"Segera lakukan perekaman dan tidak ada alasan lagi di Pemilu 2019 untuk menggunakan Suket karena UU nya jelas. Kami telah melakukan jemput bola ke pelosok desa dan kelurahan," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help