Home »

PSIS

Ketua Umum Snex Desak PSIS Lakukan Perombakan di Putaran Kedua

PSIS Semarang menerima kenyataan pahit kalah 0-2 dari PS Tira, dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan kesembilan

Ketua Umum Snex Desak PSIS Lakukan Perombakan di Putaran Kedua
Tribunjateng.com/Franciskus Ariel Setiaputra
Ketua Umum Snex desak PSIS lakukan perombakan di putaran kedua 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PSIS Semarang menerima kenyataan pahit kalah 0-2 dari PS Tira, dalam lanjutan pertandingan Liga 1 pekan kesembilan, Kamis (17/5) kemarin.

Hasil tersebut juga sekaligus kekalahan beruntun PSIS di Liga 1.

Hingga pekan kesembilan, PSIS mengalami lima kali kekalahan, dan baru mengemas delapan poin. Membuat skuat asuhan Vincenzo Alberto Annese belum beranjak dari zona degradasi.

Seusai pertandingan kemarin, PSIS mendapat reaksi dari suporter PSIS, baik Snex maupun Panser Biru untuk segera berbenah.

Bahkan, mereka juga menolak menyanyikan anthem sebagai bentuk kritik kepada performa PSIS yang diluar harapan.

Ketua Umum Snex, Edy Purwanto mengatakan, capaian PSIS di Liga 1 musim ini cukup mengecewakan. Jika tidak segera berbenah, PSIS dikhawatirkan hanya numpang lewat di Liga 1.

"Kami sebagai suporter sangat prihatin dengan kondisi PSIS sekarang. Apalagi sudah sembilan tahun menunggu untuk ke kasta tertinggi setelah terdegradasi. Kami melihat dari sisi manajerial kurang siap menghadapi kerasnya Liga 1," kata Edy, Jumat (18/5/2018).

Edy menjelaskan, kurang siapnya manajemen terlihat pada proses perekrutan pemain yang disebutnya terkesan asal-asalan. Mayoritas pemain berusia muda dan berasal dari Liga 2 dinilainya belum siap bersaing dengan tim-tim lain yang mendatangkan pemain berkelas. Untuk itu, dirinya mendesak manajemen untuk mengganti sebagian besar pemain di putaran kedua nanti.

"Kalau materi seperti ini, dilatih pelatih kelas dunia pun tetap sulit. Sekarang, pelatih harus bisa memaksimalkan materi pemain yang ada dan berusaha mencari pengganti poin di kandang lawan. Putaran kedua baru belanja pemain terbaik di setiap posisi," tandasnya.

Sementara itu, CEO PSIS Yoyok Sukawi, menjelaskan, dirinya sudah mengantongi kelemahan serta kelebihan pemain sebagai bahan evaluasi di putaran kedua nanti.

"Saya sudah punya penilaian, dan mengantongi apa yang harus menjadi bahan evaluasi di putaran kedua. Kekecewaan ini kekecewaan kita semua. Saya tau kawan-kawan (Suporter PSIS) sangat kecewa. Bagaimana pun juga tolong lihat perjuangan pemain, mereka sudah bekerja keras tapi memang hasilnya belum maksimal. Kami tidak mungkin diam, kami akan evaluasi. Biasanya, setelah pertandingan kami evaluasi sampai jam dua malam.

"Pasti kami akan perbaiki, di putaran kedua pasti ada yang diganti. Ada yang datang ada yang pergi. Tapi saya yakin, dalam hati kecil pelatih, official, dan pemain, setelah ini berjanji akan bekerja lebih keras," kata Yoyok. (*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help