Terlanjur Dipindah ke Nusakambangan, Bagaimana Tahanan Kasus Teroris Jalani Sidang?

Dengan kata lain, mereka masih berstatus tahanan kasus terorisme atau sedang melakukan upaya hukum.

Terlanjur Dipindah ke Nusakambangan, Bagaimana Tahanan Kasus Teroris Jalani Sidang?
Istimewa/WartaKota
Setelah menyerah, dilanjutkan proses pemindahan para narapidana terorisme dari Rutan Salemba Cabang Mako Brimob, Kamis (10/5/2018). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - Pemindahan napi dan tahanan kasus terorisme dari Mako Brimob ke Nusakambangan menyisakan persoalan.

Pasalnya, di antara napi atau tahanan yang dipindah dari Rutan Mako Brimob ke Nusakambangan, ada yang belum memeroleh putusan hukum atau vonis pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

Dengan kata lain, mereka masih berstatus tahanan kasus terorisme atau sedang melakukan upaya hukum.

"Ada yang belum divonis, ada yang sedang upaya hukum," ucap Koordinator Tim Pengaca Muslim (TPM), Achmad Michdan.

Karena itu, Michdan beranggapan, pemindahan seluruh napi dan tahanan ke lapas Nusakambangan kurang tepat, meski dengan alasan kedaruratan.

Ia pun mempertanyakan nasib para terduga, terdakwa maupun napi terorisme yang sedang menjalani proses atau upaya hukum.

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS), Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia (Kemnkumham), ternyata telah memikirkannya.

Kemenkumham bersama dengan Kejaksaan, Polri dan pengadilan tengah membahas lokasi sidang bagi tersangka maupun terdakwa kasus terorisme yang dipindah ke Nusakambangan.

Selain di Jakarta, opsi lain yang dipertimbangkan untuk lokasi sidang adalah wilayah terdekat dari Nusakambangan.

Halaman
12
Penulis: khoirul muzaki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help