Atraksi Denjaka TNI AL Bikin Navy Seal Gentar, Inilah Sandi yang Dipakai dalam Operasi

Sebagai pasukan khusus TNI AL, para personel Denjaka memang merupakan orang-orang pilihan dan terbaik di satuannya.

Atraksi Denjaka TNI AL Bikin Navy Seal Gentar, Inilah Sandi yang Dipakai dalam Operasi
INTISARI/YOYOK MAULANA
Pasukan khusus TNI AL Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) 

TRIBUNJATENG.COM - Pengaktifan kembali Komando Operasi Pasukan Gabungan Khusus (Koopssusgab) TNI membuat nama Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) mencuat.

Koopssugab merupakan kombinasi pasukan khusus terbaik dari angkatan darat, laut, dan udara.

Masing-masing adalah Kopassus, Denjaka, dan Satuan Bravo (Satbravo) 90 Paskhas.

Mengenai pasukan khusus TNI AL Denjaka, dalam berbagai atraksi di luar negeri keberadaannya berhasil membuat gentar pasukan-pasukan khusus lain, termasuk Navy Seal dari AS.

Para anggota Navy Seal yang secara rutin melakukan latihan bersama Denjaka selalu dibuat geleng-geleng kepala mengingat latihan Denjaka tergolong ekstrem dan berbahaya.

Misalnya saja, para personel Denjaka biasa melakukan latihan menembak sasaran dalam jarak dekat dan saling berhadap-hadapan menggunakan peluru tajam.

Kemudian melakukan demo penerjunan dari udara untuk membebaskan teroris dengan cara terjun di atas atap gedung atau kapal kecil yang sedang melaju di tengah laut.

Sebagai pasukan khusus yang dibentuk oleh TNI AL, para personel Denjaka memang merupakan orang-orang pilihan dan terbaik di satuannya.

Para personelnya merupakan prajurit terbaik yang semula sudah bertugas di satuan pasukan khusus TNI AL, yakni Komando Pasukan Katak (Kopaska) dan Intai Amfibi Marinir (Taifib).

Eksistensi Detasemen Jala Mangkara (Denjaka) sebagai satuan antiteror aspek laut TNI dimulai sejak diterbitkannya Surat Keputusan KSAL No.Skep/2848/XI/1982 tertanggal 4 November 1982.

Halaman
1234
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Intisari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help