Balap Liar di Jepara Meningkat Saat Ramadan

"Saat kami datang untuk razia, ada sepeda motor yang sengaja ditinggal. Pemiliknya berhamburan saat kami datang,"

Balap Liar di Jepara Meningkat Saat Ramadan
Istimewa
Sepeda motor yang digunakan untuk balap liar diamankan di Mapolres Jepara 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Balap liar di Jepara mengalami peningkatan saat Ramadan. Saat hari biasa, balap liar biasa dilakukan pada malam terntentu saja. Namun saat bulan Ramadan, balap liar dilakukan setiap malam.

Kasatlantas Polres Jepara AKP I Putu Krisna mengatakan, pelaku balap liar beraksi mulai pukul 23.00 WIB hingga jelang waktu makan sahur.

Meski berulangkali dirazia, Satlantas Polres Jepara mengaku kesulitan membrangus aktivitas balap liar di jala raya.

Lebih lanjut, I Putu Krisna mengatakan, belasan motor disita oleh pihaknya dalam tempo seminggu.

Motor tersebut digunakan untuk balap liar. Saat dirazia, katanya, sengaja ditinggal oleh pemiliknya.

"Saat kami datang untuk razia, ada sepeda motor yang sengaja ditinggal. Pemiliknya berhamburan saat kami datang. Terakhir, kemarin kami razia di Mlonggo menyita 12 sepeda motor," kata AKP I Putu Krisna, Rabu (23/5/2018).

Lebih lanjut dia berujar, jalan raya yang kerap dijadikan arena balap liar yaitu di jalan nasional tepatnya di ruas Tahunan – Ngabul. Titik lainnya yaitu di jalan provinsi di ruas Kecamatan Mlonggo.

Lantas kenapa aksi balap liar sulit dihentikan, Putu berujar, katena keterbatasan personel. Pasalnya saat petugas datang untuk merazia, balap liar berhenti. Sementara saat petugas meninggalkan lokasi, balap liar kembali digelar.

"Petugas kerap kucing-kucungab dengan para pembalap liar," ujarnya. (*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help