FPP Undip Dampingi KTT Tunas Muda Boyolali Produksi Ransum Murah Berkualitas

Produksi susu di wilayah Boyolali masih dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan susu nasional.

FPP Undip Dampingi KTT Tunas Muda Boyolali Produksi Ransum Murah Berkualitas
ISTIMEWA
FPP Undip Dampingi KTT Tunas Muda Boyolali Produksi Ransum Murah Berkualitas

TRIBUNJATENG.COM, BOYOLALI - Nama Boyolali identik dengan susu, karena Kabupaten Boyolali memang sentra produksi susu di Provinsi Jawa Tengah. 

Produksi susu di wilayah Boyolali masih dapat ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan susu nasional. 

Untuk itu Fakultas Peternakan dan Pertanian Universitas Diponegoro bekerja sama dengan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali melakukan pendampingan di KTT Tunas Muda. 

Sugiarto, staf Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Boyolali menjelaskan bahwa dipilihnya KTT Tunas Muda karena anggota-anggota KTT ini adalah anak-anak muda yang berpotensi tinggi untuk mengembangkan peternakan. 

“Kemauan yang tinggi dan jiwa berwirausaha mereka sangat kuat sehingga kemauan untuk belajar dan maju ada di KTT Tunas Muda,” ujar Sugiarto dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Rabu (24/5/2018).

Dr.Ir. Marry Christiyanto, M.P selaku koordinator kegiatan menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat sebagai salah satu kewajiban dari para Dosen dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi. 

Undip yang telah memiliki ilmu dan teknologi wajib mengimplementasikannya ke masyarakat untuk meningkatkan kesejahteraannya. 

KTT Tunas Muda membutuhkan transfer teknologi dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas susu yang dihasilkan dari sapi perah yang mereka pelihara di Desa Karangnongko Kecamatan Mojosongo Kabupaten Boyolali.

 “Teknologi tepat guna dalam manajemen pakan hingga ke pasca panen dan pengolahan limbah akan diintroduksikan ke anggota KTT Tunas Muda,” ujar Dr.Ir. Eko Pangestu, M.P, Koordinator Laboratorium Ilmu Nutrisi dan Pakan, Fakultas Peternakan dan Pertanian UNDIP. 

Dijelaskan lebih lanjut bahwa dengan penyempurnaan manajemen pakan dan formulasi ransum yang tepat diharapkan, produksi susu dan kualitasnya dapat meningkat. 

Halaman
12
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help